Irigasi Rusak, Puluhan Hektare Sawah di Desa Kertamukti Alami Kekeringan

Rabu, 13 April 2022 - 20:33 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sedikitnya 30 hektare sawah di Desa Kertamukti, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, mengalami kekeringan, Rabu (13/4/2022).

Lili Saepurohman, salah satu tokoh masyarakat setempat mengatakan, kekeringan tersebut dipicu lantaran aliran air irigasi yang bersumber dari PLTA Ubrug beberapa kali mengalami kebocoran

“Kita hanya bisa menanam, setelah itu gak bisa apa-apa, karena kondisi saat ini sudah kering karena air sama sekali tidak sampai ke lahan kami,” keluhnya kepada jurnalsukabumi.com.

Lanjut Lili, para petani kini hanya bisa pasrah dan berharap hujan untuk sawah bisa terairi. Karena air dari saluran irigasi tak kunjung ada.

Terpisah, Kepala Desa Kertamukti, Dede Kusnandar, membenarkan dengan adanya keluhan tersebut. Karena, sawah di sini hanya mengandalkan aliran air dari irigasi tersebut.

“Desa Kertamukti tidak punya irigasi sekunder, tapi hanya ada irigasi tersier. Irigasi tersiernya juga harus segera diperbaiki, sudah dangkal,” tuturnya.

Dede mengatakan, atas nama pemerintah desa sudah seringkali berupaya melakukan pengajuan untuk perbaikan. Namun, belum juga terealisasi.

“Sering mengajukan untuk melakukan upaya perbaikan melalui kelompok tani dan ke dinas. Tapi sepertinya belum ada,” tandasnya.

Reporter: Ruslan AG | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Pengemudi Toyota Rush Penabrak Lima Pejalan Kaki di Parungkuda Diamankan Polisi
Asep Japar Sah Nahkodai DPD Golkar Kabupaten Sukabumi 2025–2030
Pria Tertemper KA Pangrango di Parungkuda Alami Luka di Kepala
Dulu Susah Air, Kini 60 KK dan Siswa SDN Cikole Nikmati Manfaat Sumur Bor TMMD
Pesan Prabowo di Rakornas TPAKD 2026, Bupati Sukabumi Ikuti Penguatan Akses Keuangan
Hari Santri 2026, Bupati Sukabumi Dorong Santri Kuasai Teknologi Tanpa Kehilangan Tradisi Pesantren
Serangan Lalat dan Bau Tak Kunjung Hilang, Warga Nagrak Desak Tutup Permanen
Banner Klaim Tanah Milik Salim Membentang di Pasar Palabuhanratu, Ahli Waris Muncul Bawa Dokumen Lama

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Pengemudi Toyota Rush Penabrak Lima Pejalan Kaki di Parungkuda Diamankan Polisi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:25 WIB

Asep Japar Sah Nahkodai DPD Golkar Kabupaten Sukabumi 2025–2030

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:25 WIB

Dulu Susah Air, Kini 60 KK dan Siswa SDN Cikole Nikmati Manfaat Sumur Bor TMMD

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Pesan Prabowo di Rakornas TPAKD 2026, Bupati Sukabumi Ikuti Penguatan Akses Keuangan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:36 WIB

Hari Santri 2026, Bupati Sukabumi Dorong Santri Kuasai Teknologi Tanpa Kehilangan Tradisi Pesantren

Berita Terbaru