Sering Singgung Soal Islam, Ini Sederet Kontroversi Ade Armando yang Digebuki Massa di Depan Gedung DPR

Selasa, 12 April 2022 - 05:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Pegiat media sosial sekaligus Dosen Komunikasi FISIP Universitas Indonesia (UI) menjadi sasaran amukan beberapa massa pendemo di depan Gedung DPR, Senin 11 April 2022. Ade diamankan polisi dalam kondisi babak belur bahkan tanpa celana.

Kasus pengeroyokan terhadap Ade Armando kini tengah ditangani kepolisian. Belum diketahui motif pasti dibalik pengeroyokan ini.

Ade Armando sudah sejak lama dikenal sebagai sosok kontroversional. Tulisan-tulisannya di media sosial kerap berujung pada polemik.

Ia beberapa kali menyinggung hal-hal yang berkaitan dengan Islam. Apa saja? Dilansir dari inilah, berikut ringkasannya.

1. Allah Bukan Orang Arab

Salah satu kasus Ade Armando yang menyita perhatian adalah mengenai pernyataannya soal Allah bukan Orang Arab. Pernyataan itu Ia sampaikan melalui akun facebooknya.

“Allah kan bukan orang Arab. Tentu Allah senang kalau ayat-ayat Nya dibaca dengan gaya Minang, Ambon, Cina, Hiphon, Blues,” begitu tulisan Ade Armando di halaman pribadinya pada 20 Mei 2015.

Tulisan ini dilaporkan oleh Johan Khan dengan tuduhan penistaan agama dan membangkitkan kebencian atas dasar SARA.

Meski begitu Ade menyanggah bahwa Ia tidak bermaksud menistakan tuhan atau agama. Tulisannya disebut untuk menanggapi rencana Menag saat itu, Lukman Hakim, yang berniat membacakan festival dengan langgam Nusantara.

2. Cibir Habib Rizieq

Ade Armando juga pernah dilaporkan pada Desember 2017 lalu. Lagi-lagi, hal ini disebabkan aktivitas kontroversialnya di dunia maya.

Saat itu, Ia mengungga foto Habib Rizieq bersama sejumlah ulama mengenakan topi Santa Claus pada Desember 2017.

Ia dilaporkan ke Bareskrim Polri atas dugaan tindak pidana ujaran kebencian bernuansa suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) sebagaimana diatur dalam Pasal 28 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) juncto Pasal 156 KUHP.

3. Sebut Solat tak Diatur Al-quran

Ade Armando pernah mengatakan bahwa solat lima waktu tidak ada dalam Al-quran. Meski begitu, Ia mengaku menunaikan solat meski perintah itu Ia sebut tidak ada dalam Al-quran.

“Sebenarnya saya menjelaskan cukup panjang, namun perasaan Shamsi sudah terlalu emosional, maka dia tidak mampu membahas argumen saya. Yang keluar justru bukan hasil dari kerja otak dia,” kata Ade dalam sebuah video.

Menurutnya, banyak sekali orang yang mengingkari Islam karena tidak menunaikan shalat lima waktu.

“Di dunia ini saya banyak sekali muslim yang tidak salat lima waktu. Apakah mereka mengingkari Islam?” ungkap Ade Armando.

Meskipun begitu, Ade Armando mengaku tetap menjalankan shalat lima waktu walau menurutnya perintah tersebut tidak ada dalam Al-Qur’an.

“Saya sih salat lima waktu walaupun saya tahu sebenarnya di dalam Al-Qur’an tidak ada perintah shalat lima waktu. Coba saja baca Al-Qur’an, Anda tidak akan menemukan ayat yang mengatakan salat itu harus dilakukan 5 kali sehari,” tuturnya.

4. Muslim tak Haramkan LGBT

Kontroversi ini terjadi pada 2015. Ade Armando dalam tulisannya menyebut bahwa Allah, tuhan umat Islam tidak mengharamkan LGBT.

Ia menyebut pernyataannya berdasarkan pada kajian imuwan Islam, Profesor Musdah Mulia. Dia mengatakan ayat-ayat Alquran yang digunakan sebagai ruzukan pengharaman LGBT hanya bercerita tentang azab terhadap umat Nabi Luth.

Tulisan Ade terebut mendapat kritikan dan kecaman dari netizen. Banyak dari mereka yang menyebut pengetahuan Ade belum mendalam tentang Islam.

Ade kemudian menantang setiap orang tidak sepakat dengan pandangannya. Dia pun meminta bukti yang menyebutkan Allah mengharamkan LGBT.

“Mereka marah karena saya bilang Allah tidak mengharamkan LGBT. Kalau tidak sepakat, bantah saya dengan bukti. Jangan maki-maki,” tulis Ade lewat akun Twitter @adearmando1.

5.Azan Tak Suci

“Azan tidak suci, azan itu cuma panggilan salat. Sering tidak merdu. Jadi, biasa-biasa sajalah”. Pernyataan itu Ia unggah selang beberapa hari setelah puisi Sukmawati Soekarno Putri yang membandingkan azan tidak semerdu suara kidung.

Menurutnya, panggilan azan sebagai penanda waktu salat merupakan musyawarah Rasulullah SAW dengan para sahabatnya.

“Harap catat, saat itu tidak ada jam. Ada beberapa ide dikemukakan sahabat. Ada yang bilang, kibarkan saja bendera. Ada yang mengusulkan, tiup terompet. Ada pula ide membunyikan lonceng. Ada yang menyarankan, menyalakan api. Tapi akhirnya yang dipilih adalah memanggil orang salat dengan mengumandangkan azan seperti yang kita kenal sekarang ini,” kata Ade.

“Jadi begitulah. Hakekatnya, azan itu adalah seruan untuk menyatakan waktu salat sudah tiba sekaligus mengajak orang untuk salat. Kumandang azan pun tidak selalu merdu, karena hakekatnya memang tidak berurusan dengan estetika. Mau dibaca datar-datar saja juga boleh. Tidak ada yang melarang,” katanya Ade.

Redaktur: Mohammad Noor

 

Berita Terkait

Longsor di Sukalarang Sukabumi, Satu Warga Meninggal Dunia
Bupati Sukabumi dan Penasihat Presiden Resmikan Huntap untuk Korban Bencana
Arnold Herman Sama, Mahasiswa Nusa Putra University Menang Debut Tinju di Leindel Combat Sport Vol 2
Polusi Debu Proyek Tol Bocimi Seksi 3 Menghantui Warga Karangtengah Sukabumi
Gus Uha Jawab Isu Mangkrak Proyek Gedung MUI Cikembar Rp 3 Miliar, Hingga Soal Segel Kontraktor Paving Blok
Satnarkoba Polres Sukabumi Kota Tangkap 47 Orang Pengedar Sabu
Wujudkan Harapan Warga, Danrem 061/SK Letakkan Batu Pertama Jembatan Perintis Garuda di Sukabumi
Puncak HPN 2026 di Sukabumi: PWI Gaungkan Pers Sehat untuk Bangsa Kuat

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 15:04 WIB

Bupati Sukabumi dan Penasihat Presiden Resmikan Huntap untuk Korban Bencana

Rabu, 15 April 2026 - 10:14 WIB

Arnold Herman Sama, Mahasiswa Nusa Putra University Menang Debut Tinju di Leindel Combat Sport Vol 2

Senin, 13 April 2026 - 17:40 WIB

Polusi Debu Proyek Tol Bocimi Seksi 3 Menghantui Warga Karangtengah Sukabumi

Sabtu, 11 April 2026 - 21:29 WIB

Gus Uha Jawab Isu Mangkrak Proyek Gedung MUI Cikembar Rp 3 Miliar, Hingga Soal Segel Kontraktor Paving Blok

Sabtu, 11 April 2026 - 19:32 WIB

Satnarkoba Polres Sukabumi Kota Tangkap 47 Orang Pengedar Sabu

Berita Terbaru

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777