Stok Pupuk Bersubsidi di Sukabumi Raya Aman

Selasa, 29 Maret 2022 - 20:42 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM  – Jelang memasuki musim tanam gadu atau kemarau, Pupuk Kujang Cikampek memastikan stok pupuk bersubsidi untuk Kota dan Kabupaten Sukabumi aman sesuai alokasi.

“Kita terus pastikan stok pupuk bersubsidi untuk Sukabumi sesuai alokasi,” kata Vice President Pupuk Kujang Ibrahim Herlambang kepada wartawan, Selasa (29/03/22).

Lanjut dia, pada 2022 ini, Kabupaten Sukabumi mendapat alokasi pupuk bersubsidi sebanyak 81.453  ton. Terdiri dari 47.434 ton urea, 26.679 ton NPK, dan 7.340 ton pupuk organik.

Sedangkan Kota Sukabumi mendapat alokasi pupuk bersubsidi sebanyak 1.611 ton. Terdiri dari  1.158 ton urea, dan 453 ton NPK.

“Alokasi tersebut, dibuat oleh pemerintah daerah setempat dan disusun berdasarkan usulan dari kelompok tani. Usulan disetujui dan diverifikasi secara berjenjang hingga disetujui Kementerian Pertanian. Kementan lalu memberi penugasan kepada Pupuk Indonesia Grup untuk menyalurkan pupuk subsidi tersebut,” ujarnya.

Untuk memenuhi kebutuhan pupuk itu sambung dia, Pupuk Kujang juga terus menjaga ketersediaan bahan baku pupuk seperti Fosfat dan Kalium.

Kedua pupuk tersebut, merupakan bahan baku untuk pembuat pupuk NPK. Di pasar internasional, kedua bahan baku tersebut sempat terdampak perang Rusia-Ukraina.

Rusia terkenal sebagai pemasok utama bahan baku pupuk seperti kalium. Bahan baku ini tidak tersedia dan tidak dapat diproduksi di dalam negeri karena merupakan barang tambang.

Dengan ketersediaan dua bahan baku tersebut, Pupuk Kujang bisa membuat pupuk NPK baik subsidi dan non subsidi yang dibutuhkan petani.

“Produksi NPK di Pupuk Kujang tidak begitu terpengaruh oleh konflik Rusia Ukraina, karena Pupuk Indonesia selaku holding telah menjaga stok kalium untuk jangka panjang. Alhasil produksi pupuk terus berjalan karena kita punya cukup kalium untuk diproses,” katanya.

Saat ini, stok pupuk urea bersubsidi di gudang lini III Cibolang, Cibadak dan Surade, hingga 28 Maret 2022 ini mencapai 2.731,4 ton sedangkan pupuk NPK 2.169,3 ton. Adapun pupuk organik mencapai 527,27 ton.

“Dengan kondisi stok tersebut, Pupuk Kujang kami berpesan agar para petani di Sukabumi tidak perlu khawatir terjadi kelangkaan pupuk bersubsidi. Bahkan, petani diharapkan segera menyerap pupuk bersubsidi di kios resmi,” tandasnya.

Reporter: Rizky Miftah I Redaktur: Uaep Mulyana

Berita Terkait

Koperasi PBMS Raih Bumi Untuk Sesama dari IJTI, 10 Rutilahu Jadi Bukti Kepedulian
POCARI SWEAT Run Bandung 2026: Birukan Bandung di Hari Jadi ke-216
SCG Dorong Penerapan Ekonomi Sirkular Indonesia sebagai Strategi Daya Saing Industri, Ubah Limbah Jadi Energi dan Produk Bernilai Tinggi
Lewat Sukabumi Expo 2026 BPR bidik UMKM lewat Kredit Priamas
Aktivasi TTE hingga Promosi UMKM, Diskominfosan Jadikan Stand Expo Ruang Komunikasi Publik
Cuma Rp50 Ribu Sudah Bisa Nabung, SiBarokah BPR Sukabumi Hadir di Sukabumi Expo
BPR Sukabumi Cibadak Bidik Ekspansi Kredit di Tengah Ekonomi yang Menantang
Deposito di BPR Sukabumi Terjamin Aman dan Bunga Lebih Menguntungkan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 06:53 WIB

Koperasi PBMS Raih Bumi Untuk Sesama dari IJTI, 10 Rutilahu Jadi Bukti Kepedulian

Minggu, 20 September 2026 - 14:20 WIB

POCARI SWEAT Run Bandung 2026: Birukan Bandung di Hari Jadi ke-216

Jumat, 18 September 2026 - 16:48 WIB

SCG Dorong Penerapan Ekonomi Sirkular Indonesia sebagai Strategi Daya Saing Industri, Ubah Limbah Jadi Energi dan Produk Bernilai Tinggi

Minggu, 13 September 2026 - 14:22 WIB

Lewat Sukabumi Expo 2026 BPR bidik UMKM lewat Kredit Priamas

Minggu, 13 September 2026 - 13:52 WIB

Aktivasi TTE hingga Promosi UMKM, Diskominfosan Jadikan Stand Expo Ruang Komunikasi Publik

Berita Terbaru

HEADLINE

Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks

Jumat, 2 Okt 2026 - 14:12 WIB