Pertamina Peduli Stunting Digelar di Desa Sundawenang Parungkuda

Kamis, 24 Maret 2022 - 20:22 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – PT. Pertamina Retail (PTPR) berkomitmen menjadi perusahaan yang semakin peduli dengan lingkungan, khususnya anak-anak yatim di wilayah operasional perusahaan. Ditambah saat ini pandemi Covid-19 melanda negeri dan berdampak pada kehidupan masyarakat.

Pertamina peduli stunting yang di gelar di Desa Sundawenang, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, menjadi salah satu kegiatan atau bentuk kepedulian PTPR terhadap masyarakat, Kamis (23/3/2022).

Berdasarkan informasi yang dihimpun jurnalsukabumi.com, kegiatan tersebut dihadiri pula oleh Ariadi Dahlan selaku Jr. Officer Corporate Sosial Responsibillity and Corp. Communication Pertamina Retail dan Camat Parungkuda yang diwakili oleh Ikhsan Sekretaris Camat (Sekmat) Parungkuda.

Menurut Deden Haryanto, Bussiness Unit Head SPBU Parungkuda mengatakan, jika dirinya ingin generasi muda di masa mendatang sehat dari stunting atau gizi buruk.

“Gizi buruk yang terjadi pada balita dan ibu mengandung menjadi perhatian kita, terjadinya stunting ini mempengaruhi tumbuh kembang anak yang mempengaruhi kualitas generasi kita di kemudian hari. Di harapkan kegiatan ini menjadi salah satu langkah pencegahan Stunting pada balita dan para ibu mengandung,” ujar Deden.

Dirinya juga mengatakan jika ibu-ibu dan balita yang hadir dalam kegiatan tersebut akan diperiksa terkait stunting oleh tim kesehatan dari Puskesmas Parungkuda.

“Selain memberikan 100 paket gizi untuk para balita, ibu-ibu yang hadir disini juga akan diperiksa oleh tim dari Puskesmas,” bebernya.

Sementara itu, Wahid Kepala Desa (Kades) Sundawenang mengaku jika kegiatan tersebut muncul atas permintaan dirinya setelah menyadari bahwa Desa Sundawenang menjadi salah satu desa yang krisis stunting dan gizi buruk.

“Kegiatan ini didasari dari kesehatan masyarakat desa Sundawenang yang di nilai masih belum sesuai dengan harapan. Kualitas gizi anak dan ibu hamil harus di perhatikan bukan hanya pemerintah dan para pelaku usaha namun dari kesadaran para orangtua itu sendiri” singkatnya.

Lanjutnya, “Rangkaian kepedulian pada balita Stunting ini bertujuan untuk Menurunkan angka Balita Stunting di Desa Sundawenang terlebih di masa Pandemi Covid-19 ini,” tandasnya.

Reporter: Ardi Yakub | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Dua Pekan MBG di Nagrak Mandek, Korwil BGN Belum Beri Penjelasan!
Peringati Hari Santri Nasional 2026, Hergun Tegaskan Peran Strategis Santri Kawal Pembangunan Bangsa
DLH Sukabumi Tetap Angkut Sampah, 8 Truk Rusak Berat dari Total 54 Armada
Pemilik Kandang Ayam Ngarak Sepakat Ikuti Keputusan Bersama dan Aturan
DLH Butuh 250 Truk Sampah, Masyarakat Diminta Tak Bergantung pada Pengangkutan
Dua Tahun Kepemimpinan Presiden Prabowo, Hergun: Bukti Kerja Nyata untuk Kesejahteraan Rakyat dan Kemandirian Bangsa
Dua Pekan MBG Terhenti di Nagrak, 1.300 Siswa dari Tujuh Sekolah Terdampak
Tim Terpadu Tegaskan Kandang Ayam di Nagrak Tutup Sementara

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Dua Pekan MBG di Nagrak Mandek, Korwil BGN Belum Beri Penjelasan!

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Peringati Hari Santri Nasional 2026, Hergun Tegaskan Peran Strategis Santri Kawal Pembangunan Bangsa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:58 WIB

DLH Sukabumi Tetap Angkut Sampah, 8 Truk Rusak Berat dari Total 54 Armada

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Pemilik Kandang Ayam Ngarak Sepakat Ikuti Keputusan Bersama dan Aturan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:00 WIB

DLH Butuh 250 Truk Sampah, Masyarakat Diminta Tak Bergantung pada Pengangkutan

Berita Terbaru