JURNALSUKABUMI.COM – World Water Day atau Hari Air Sedunia 2022, PT Aqua Golden Misissipi (AGM) bersama Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Cicurug dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi. Menggelar acara “Bebersih Sungai Cicatih”, yang berlokasi di Kampung Nyangkowek RW 06 Desa Mekarsari, Kecamatan Cicurug Kabupaten Sukabumi, Selasa (22/3/2022).
Selain itu acara bebersih tersebut, juga dihadiri oleh berbagai macam elemen masyarakat, para relawan seperti SAR Khatulistiwa, Tim Destana Purwasari dan juga relawan dari KNPI Kecamatan Cicurug.
“Hari ini untuk memperingati Hari Air Sedunia kita melakukan bersih-bersih sungai, ada sekitar 60 peserta yang mengikuti acara ini,” ujar Cacas Suwarna Manager CSR PT AGM kepada jurnalsukabumi.com
Dirinya juga mengatakan, “PT AGM akan terus mendukung dan berkomitmen di semua kegiatan-kegiatan untuk kebaikan lingkungan hidup,” jelasnya.
Sementara itu, disela-sela kegiatan, Camat Cicurug Ading Ismail menjelaskan, jika kegiatan tersebut bertujuan untuk membangkitkan kesadaran masyarakat terhadap lingkungan.
“Kegiatan ini tujuannya untuk membangkitkan kesadaran masyarakat terhadap lingkungan, dan tidak membuang sampah di aliran sungai agar kelestarian sungai tetap terjaga,” singkatnya.
Di kesempatan yang sama, Kepala Bidang (Kabid) Tata Lingkungan DLH Kabupaten Sukabumi Suhebot Ginting sangat mengapresiasi semua element yang mengikuti kegiatan tersebut.
“Saya sangat mengapresiasi kepada semua masyarakat yang turut serta dalam kegiatan tersebut. Kita harus sadar bahwa air adalah kebutuhan utama mahluk hidup, mari kita jaga air kita agar bisa tersedia sepanjang masa dan layak untuk digunakan khususnya untuk diminum,” Pungkasnya.
Tidak hanya itu, dirinya juga berharap kegiatan tersebut dapat terus berjalan.
“Mudah-mudahan ini menjadi pemicu masyarakat agar bisa menjaga sungai, dan saya harap kegiatan ini rutin dilakukan,” tandasnya
Berdasarkan informasi yang dihimpun jurnalsukabumi.com, sekitar kurang lebih satu ton sampah berhasil di kumpulkan dan selanjutnya akan dibuang di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).
Reporter : Ardi Yakub | Redaktur : Usep Mulyana












