JURNALSUKABUMI.COM – Sebuah rumah yang ditempati seorang janda bernama Wiwin (48), wargai Kampung Panenjoan RT 02/07 Desa Tenjojaya, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, tiba-tiba ambruk. Peristiwa itu terjadi Senin (21/3/2022). Rumah korban berukuran 4X6 meter.
Robohnya rumah tersebut, diduga disebabkan intensitas hujan yang tinggi yang disertai angin kencang yang terus mengguyur wilayah Cibadak dan sekitarnya.
“Tadi malam hujan dan angin, saya bersama anak lagi shalat subuh, tiba-tiba mendengar suara retakan bambu dan saya langsung keluar rumah bersama anak saya. Tidak lama kemudian rumah saya ambruk,” kata Wiwin (48) pemilik rumah kepada jurnalsukabumi.com.
Saat ini, sambung Wiwin dirinya untuk sementara akan tinggal di rumah anaknya yang tak jauh dari rumah miliknya. Wanita paruh baya tersebut berharap, adanya bantuan dari pemerintah terkait untuk membangunkan kembali rumahnya.
“Untuk sementara saya tinggal di rumah anak yang tak jauh dari rumah saya, dan saya berharap ada bantuan dari pemerintah untuk di bangunkan lagi,” katanya.
Sementara itu Kepala Desa Tenjojaya, Jamaludin Azis mengatakan, awalnya pihaknya telah menerima laporan dari kadus bahwa telah terjadi bencana rumah ambruk di Kampung Panenjoan. Untuk memastikannya, kemudian dia langsung mengecek keberadaannya.
“Betul, rumah milik Ibu Wiwin ambruk dan saat ini saya bersama tim Forkopimcam Cibadak melakukan evakuasi material rumah. Rencananya, kami akan membuat laporan kepada instansi terkait. Sementara kerugian kisaran Rp 10 juta,” kata Jamaludin.
Reporter: Ifan | Redaktur: Usep Mulyana












