Sopir Angkot 08 Mogok Massal Tolak Rekayasa Arus

Senin, 14 Maret 2022 - 16:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Puluhan sopir angkot jurusan Cisaat-Lettu Bakrie, melakukan mogok massal menolak kebijakan pemerintah terkait rekayasa arus atau revitalisasi yang diberlakukan mulai hari ini. Hal ini, disampaikan Kadishub Kota Sukabumi, Abdul Rachman, kepada jurnalsukabumi.com, Senin (14/3/22).

“Sebetulnya ini reaktivasi jalur yang dulu. Sebenarnya, kita sudah diskusi dengan perwakilan pengemudi angkot KKU pengusaha hingga pemilik, mereka setuju. Tetapi ketika disosialisasikan dengan yang lain mereka menolak,” kata Abdul Rachman.

Lebih lanjut dia mengatakan, rekayasa arus lalu lintas itu di lakukan dengan sistem satu arah, mulai dari Jalan Zaenal Zakse, menuju Jalan Stasiun Timur langsung belok kanan ke arah Jalan Pasar Timur dan ke Jalan Harun Kabir.

“Padahal ini kesempatan, Jalan ke Pasar Pelita, bisa dilalui oleh angkot. Jika dimanfaatkan di pakai lagi oleh PKL tidak akan bisa dipakai lagi,” tandasnya.

Keputusan pemerintah tersebut, justru mendapatkan perlawanan dari para sopir dengan menggelar aksi unjuk rasa ke Kantor Dishub hingga Gedung DPRD Kota Sukabumi. Tuntutan mereka satu, yakni meminta agar jurusan angkot Cisaat-Lettu Bakrie kembali ke rute sebelumnya.

“Tujuan kita datang kesini, meminta untuk kembali ke rute sebelumnya. Karena para supir sudah nyaman, dengan rute sekarang,” kata Dodi seorang perwakilan supir.

Lanjut Dodi, dengan reaktivasi itu membuat para supir semakin boros dalam mengeluarkan bahan bakar minyak. Ditambah, dengan maraknya aksi pungutan liar di lokasi sepanjang rute itu.

“Selain itu untuk awal para penumpang pun belum pada tau sehingga itu berdampak dengan penghasilan. Jika tidak ada solusi, kami akan terus menggelar aksi unjuk rasa sampai tuntutan kami dikabulkan,” tegasnya.

Reporter: Rizky Miftah | Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Pickup Bermuatan Kelapa Terguling dan Berbalik Arah di Tanjakan Buniwagi Palabuhanratu
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Disandingkan dengan Foto Orang Hilang, Akhirnya Misteri Kerangka di Sagaranten Terungkap
Mengaku Bernama Yayan Asal Citepus, Kakek Ini Masih Dirawat di Griya Lansia Nagrak

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:39 WIB

Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:38 WIB

Pickup Bermuatan Kelapa Terguling dan Berbalik Arah di Tanjakan Buniwagi Palabuhanratu

Berita Terbaru