JURNALSUKABUMI.COM – Puluhan siswa SMAN 1 Parungkuda terpaksa menumpang mobil patroli Polsek Parungkuda karena terlantar tidak adanya mobil angkutan kota yang beroperasi. Mogoknya puluhan sopir angkot 09 terjadi Senin (7/3/2022).
Imbas dari mogoknya para sopir tersebut, siswa dan siswi yang sangat tergantung dengan moda transportasi angkot tampak telantar, karena kendaraan yang biasa mereka tumpangi berhenti beroperasi.
“Kita sudah hampir satu jam berdiri di pinggir jalan nunggu angkot, tapi tidak ada satupun angkot yang lewat, padahal ingin n cepat pulang ke rumah,” ujar Astrid siswi SMAN 1 Parungkuda.
Astrid mengatakan, setelah sadar tidak ada angkot yang melintas, dia dan beberapa orang temannya, lantas melaporkan hal tersebut ke salah satu guru.Lalu pihak sekolah meminta bantuan Polsek Parungkuda untuk mengantarkan puluhan murid tersebut.
“Setelah lama nunggu, saya langsung lapor saja ke guru, terus mungkin bu guru minta tolong ke Polsek untuk mengantarkan kita ke rumah pakai mobil patroli,” tandasnya.
Berdasarkan pantauan jurnalsukabumi.com, Hal yang sama juga terjadi di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Cibadak Kabupaten Sukabumi, puluhan murid di sekolah tersebut juga terlantar akibat tidak ada angkot.
Reporter: Ardi Yakub | Redaktur : Usep Mulyana












