Dugaan Korban TPPO, DP3A: Tunggu Hasil Penyidikan Unit PPA Polres Sukabumi

Minggu, 6 Maret 2022 - 07:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), masih menunggu hasil penyidikan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Sukabumi, terkait dugaan TPPO yang menimpa RO (24), warga Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas P3A Kabupaten Sukabumi, H. Eki Radiana Rizki, kepada jurnalsukabumi.com, Ahad (6/3/22).

“Insyaa Allah setelah selesai pemeriksaan dan penyidikan oleh unit PPA Polres Sukabumi, kami akan melakukan penjangkauan dan pendampingan psikologis kepada korban oleh Tim DP3A,” kata Eki.

Bicara pencegahan jelasnya, dia bersama seluruh standar terkait, secara terus menerus melaksanakan pencegahan TPPO, melalui sosialisasi di berbagai kegiatan maupun melalui media.

“Terkait pemberdayaan korban, akan kita upayakan melalui Dinas terkait. Kebutuhan korban dalam pemberdayaan dapat diketahui setelah adanya penjangkauan dan pendampingan psikologis korban,” ujarnya.

Sementara itu korban dugaan trafficking atau TPPO, RO menuturkan, berangkat ke Saudi Arabia untuk bekerja sebagai baby sister. Bukan bekerja sebagai PRT atau cleaning service . Tapi sampai di sana, justru perempuan malang itu malah dipekerjakan sebagai seorang clening service.

“Pada Januari lalu, dia berangkat ke Arab Saudi melalui pihak agensi yang ia kenal melalui jejaring sosial Facebook. Selama di sana saya diperlakukan tidak manusiawi. Sehari saya dikasih makan satu kali dan minum dari air keran. Terus saya bekerja over time dari jam 8 pagi sampai jam 12 malam,” katanya

Dia mengaku senang bisa kembali berkumpul dengan keluarganya. Sebab sebelumnya, dia sudah sempat putus asa, karena tidak ada orang yang memperhatikannya saat dia jatuh sakit.

“Senang sekali saya bisa kembali pulang ke Indonesia, Saya bisa bertemu dengan anak dan orang tua. Namun saya beruntung, selama bekerja, tidak pernah mengalami penyiksaan fisik,” kata RO di Mako Polres Sukabumi.

Sementara itu, Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah mengatakan, sebelumnya pihak kepolisian mendapatkan informasi adanya warga Sukabumi yang berada di Arab menginginkan pulang.

“Alhamdulillah kami dari Polres Sukabumi bekerjasama dengan Polda.Jabat kerjasama serta  KBRI di Arab Saudi, mendapat informasi bahwa ada RO ingin pulang dan kami melakukan koordinasi untuk pemulangan korban tersebut,” tutur AKBP Dedy.

Disinggung soal adanya dugaan tindak perdagangan orang (TPPO) atau trafficking, polisi sudah mendapatkan data dari Kedutaan Besar Republik Indonesia.

“Kami sudah dapat data dari KBRI, kami akan melakukan pendalaman, nanti kalau memang ada dugaan tindak pidana akan dilakukan gelar perkara dulu,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Ratusan Massa GCB Geruduk SPPG Cireundeu: Sampaikan 7 Tuntutan, Apa Saja?
Heboh! Disnakertrans Temukan TKA Diduga Ilegal di PT KKB Cicurug
Maling Domba di Cikakak Keok karena Ban Pecah, Empat Ekor Ternak Ditemukan di Dalam Mobil
Jalan Kampung Bojongkopi Longsor Empat Tahun Lalu, Warga Keluhkan Belum Ada Perbaikan
Puncak Arus Balik Iduladha, Kemacetan di Cibadak Mengular hingga Jalur Alternatif Nagrak
Sejumlah Indomaret di Sukabumi Mendadak Tutup, Warga Bingung Ada Apa?
Kepergok di Vila Kosong, Terduga Pencuri Nyaris Diamuk Massa di Parungkuda
Tragis! Laka di Parungkuda Akibatkan Sopir Truk Terjepit 

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:55 WIB

Ratusan Massa GCB Geruduk SPPG Cireundeu: Sampaikan 7 Tuntutan, Apa Saja?

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:23 WIB

Heboh! Disnakertrans Temukan TKA Diduga Ilegal di PT KKB Cicurug

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:38 WIB

Maling Domba di Cikakak Keok karena Ban Pecah, Empat Ekor Ternak Ditemukan di Dalam Mobil

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:01 WIB

Jalan Kampung Bojongkopi Longsor Empat Tahun Lalu, Warga Keluhkan Belum Ada Perbaikan

Senin, 1 Juni 2026 - 15:10 WIB

Puncak Arus Balik Iduladha, Kemacetan di Cibadak Mengular hingga Jalur Alternatif Nagrak

Berita Terbaru