JURNALSUKABUMI.COM – Tembok penahan tanah (TPT) di Kampung Pangkalan RT 02/01, Desa Gunung karamat, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi ambruk timpa rumah warga.
Kepala Desa Gunung kramat, Subaeta, mengatakan kejadian tersebut terjadi pada Minggu (28/2) kemarin, sekira pukul 05.30 WIB. Beruntung longsoran itu tidak menimbulkan korban jiwa.
“Bahwa itu sudah kejadian dua kali, sebetulnya Gunung Karamat itu rawan longsor, sebab berada di pegunungan dan tanahnya tanah merah, ” kata Subaeta kepada jurnalsukabumi.com, Selasa (1/3/2022).
Menurut ia, longsoran TPT setinggi 6 meter lebar 6 meter dan panjang 25 meter itu kejadian kedua kalinya. Sebelumnya pun mengalami hal sama namun sudah ditangani pihak desa.
“Dari kejadian pertama bahwa pihak desa sudah mengalokasikan untuk bantuan berbetuk swadaya. Yaitu besi 45 batang, semen 55 sak, pasir 3 dum truk. Namun karena dampak bencana alam dengan hujan deras yang terus menerus menerjang sehingga terjadi kejadian kedua kalinya,” terangnya.
Subaeta menjelaskan, akibat adanya longsoran itu berdampak pada rumah warga yang berada di bawah maupun di atasnya, karena wilayah itu berada pada lereng pegunungan dengan kontur tanah labil.
“Saat ini ada 1 KK dan 9 jiwa yang terdampak, karena rumahnya tertimpa TPT, kini material longsoran dalam penanganan pihak desa beserta, BPBD, Babinsa, Satpol PP dan unsur lainnya,” tuturnya
Ia menghimbau, memasuki musim penghujan masyarakat harus lebih berhati-hati, khususnya yang berada berdekatan dengan lereng gunung.
“Untuk larangan atau himbauan di musim penghujan terus dilakukan, baik secara lisan maupun tulisan, disetiap acara acara yang dilaksanakan di desa maupun tingkat kecamatan pun terus di galakan,” tandasnya.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Mohammad Noor












