JURNALSUKABIMI.COM – Prestasi yang dicapai Pemkot Sukabumi selama 2021 patut diacungi jempol. Pasalnya, di tahun lalu daerah yang digelari kota mochi tersebut berhasil meraih tujuh penghargaan bergengsi.
Ketujuh prestasi itu adalah Kota Layak Anak Indonesia kategori Nindya, Markplus Ine Anugrah Parahita Ekapraya, Anggota JDIH Nasional Kategori Utama Terbaik.
Selanjutnya, untuk kategori Kota Governance, Walikota Sukabumi peringkat 1 BKN Award, Top Digital Implementation Leve, Top Digital Implementation Leve (Sistem Aplikasi ajang Top Digital Awards tahun 2021, Pelayanan Kepegawaian) Works pemanfaatan CAT (Computer Assisted Test).
“Tujuh penghargaan ini, membuktikan bahwa kota di bawah kepemimpinan Pak Achmad Fahmi, serius dan bersungguh-sungguh untuk membangun Kota Sukabumi untuk sebenar-benarnya demi kesejahtraan warganya,” kata Kepala Bappeda Kota Sukabumi, Reni Rosyidah Muthmainnah, Kamis (24/2/22).
Bicara tentang keberhasilan pembangunan yang telah dan akan dilaksanakan, Pemkot Sukabumi telah melakukan gebrakan-gebrakan yang sangat membanggakan. Salah satu yang cukup menyita perhatian publik yaitu Peningkatan dan Rehabilitasi Pedestrian.
Program lainnya adalah Penataan Cipelang Herang bersifat lanjutan. Kemudian Pembangunan TROK, Perpipaan Pelabuhan 2 Jalan Umum (PJU), Rehabilitasi Gedung PAUD dan Pembangunan Gedung Kecamatan Gunung Puyuh.
Pembangunan SPAL terpusat skala kota Peningkatan Perumahan / Rutilahu Program Pemberdayaan Rukun Warga (P2RW). Pembangunan Gedung PKB Rehabilitasi SD/SMP Penerima Bantuan luran (PBI) BPJS Inovasi di masa pandemi
Terkait proses pemulihan ekonomi, kesehatan, pemulihan sosial lanjut dia, Pemkot Sukabumi, mendorong tumbuhnya enterpreneur muda melalui penyelenggaraan model wirausaha baru dengan pola pendidikan dan pelatihan.
Bidang lainnya adalah Cross Cutting pengelolaan permasalahan sosial dalam bentuk kesetiakawanan sosial membantu sesama. Pelayanan kesehatan bagi masyarakat langsung ke rumah dengan cara memperluas daya jangkau layanan Puskesmas, dan ambulance 24 jam perawatan dan pendampingan.
Redaktur: Usep Mulyana












