Kementerian PPA Bareng DP3A Kab Sukabumi Bahas Penilaian KLA 2022

Kamis, 24 Februari 2022 - 22:24 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sukabumi bareng Kementerian PPA melaksanakan bimbingan teknis secara zoom meeting, Kamis (24/02/2022).

Kepala DP3A Kabupaten Sukabumi, Eki R Rizki mengatakan, bimtek kali ini menyampaikan indikator-indikator dan juga klaster-klaster yang harus dipenuhi untuk penilaian Kabupaten/ Kota layak anak (KLA) tahun 2022.

“Jadi terdapat 5 klaster di antaranya sipil kebebasan, lingkungan keluarga dan konsul alternatif, kesehatan dasar dan kesejahteraan, pendidikan pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya serta perlindungan khusus ditambah dengan ditlana desa dan kecamatan layak anak,” kata Eki kepada Jurnalsukabumi.com saat ditemui diruang kerjanya.

Dengan begitu, kata dia, terkait dengan KLA ini memerlukan kerjasama dan kolaborasi seluruh stakeholder karena dalam klaster-klaster tersebut sudah ditentukan, misalnya klaster 1 yang berhubungan dengan dinas Perhubungan, Kominfo, Diarpus dan Disdukcapil jadi ini harus ada penguatan dari semua pihak.

“DP3A Kabupaten Sukabumi memang sudah 6 kali mendapatkan kategori KLA Pratama dan kita berharap pada tahun sekarang ada kenaikan dari Pratama ke Madya. Mudah-mudahan bisa tercapai kuncinya adanya kebersamaan dari Stakeholders serta kita tidak dapat bekerja sendiri tanpa ada dukungan dari semua pihak,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Sub Koordinator Bidang Pemenuhan Hak Anak, Ening Lasminingsih menambahkan, yang menjadi pembeda KLA pada tahun ini yakni banyak format-format yang baru seperti Sekolah Ramah Anak (SRA), kesehatan, LKSA yang baru dan yang lainnya.

“Kita juga harus membuat SOP tentang registrasi terhadap anak jalanan atau anak yang mendapatkan perlakuan khusus sedangkan untuk desa dan kecamatan yang harus mendapatkan poinnya 100,” sambungnya.

“Semoga hasilnya nanti bisa membawa harapan dan komitmen dari Dinas terkait memberikan respon yang baik serta dukungan dari semua pihak,” harapnya.

Reporter: Azis Ramdhani | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Hergun Gandeng Seniman, Milenial hingga Gez Z Sukabumi Kawal Pemilu 2029
Mau ke Luar Negeri? Kuota Paspor November 2026 di Imigrasi Sukabumi Sudah Dibuka
RUU Pemilu Mulai Dibahas, Heri Gunawan Minta Masyarakat Sukabumi Jadi Pemilih Cerdas
Perlindungan Hukum Wartawan dan Profesionalisme Jadi Sorotan saat Raker PWI Sukabumi
Hergun Percepat Program Strategis Pertanahan di Sukabumi, Apa Saja?
SPPG Nagrak Utara 3 Pilih Fokus Layani Penerima Manfaat MBG Meski Tengah Sengketa Yayasan
Bupati Asep Japar Titip Pesan untuk Pemuda Sukabumi: Jaga Persatuan, Bangun Daerah
Perkuat Pengawasan dan Pendampingan Hukum Humanis di Sukabumi, Jaksa Jaga Dapur MBG Dilaunching

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:59 WIB

Hergun Gandeng Seniman, Milenial hingga Gez Z Sukabumi Kawal Pemilu 2029

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Mau ke Luar Negeri? Kuota Paspor November 2026 di Imigrasi Sukabumi Sudah Dibuka

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:38 WIB

RUU Pemilu Mulai Dibahas, Heri Gunawan Minta Masyarakat Sukabumi Jadi Pemilih Cerdas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:02 WIB

Perlindungan Hukum Wartawan dan Profesionalisme Jadi Sorotan saat Raker PWI Sukabumi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:47 WIB

Hergun Percepat Program Strategis Pertanahan di Sukabumi, Apa Saja?

Berita Terbaru