Disdagin Kab Sukabumi Apresiasi Kegiatan Pasar Murah Migor

Kamis, 24 Februari 2022 - 14:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Sukabumi mengapresiasi adanya pasar murah yang diinisiasi Polres Sukabumi. Kegiatan pasar murah tersebut terkait kelangkaan minyak goreng yang saat ini dirasakan masyarakat.

Kepala Dinas Dagin, Aam Amar Halim melalui Kepala bidang Sarana Distribusi dan Stabilisasi Kebutuhan barang pokok dan barang penting Disdagin Kabupaten Sukabumi, Yat Hidayat mengatakan, kegiatan ini bukti respon dari jajaran kepolisian menyediakan minyak untuk kebutuhan masyarakat.

“Pada prinsipnya kami dari pihak pemerintah daerah mengapresiasi kegiatan ini. Karena sejak awal kita di hadapkan pada situasi kelangkaan minyak yang menjadi satu persoalan yang terbilang viral,” kata Yat Hidayat disela kegiatan, Kamis (24/2/2022).

Pasar migor murah ini, tersedia sekitar 30.000 liter dari beberapa distributor yang ikut berpartisipasi. Hanya dalam jangka waktu 3 jam seluruh stok yang ada habis terjual.

“Akumulasi rata rata per agen itu 600 liter, dari berbagai brand ada dari kemasan 1 liter hingga 2 liter. Sebetulnya yang dijual hari ini adalah kemasan yang premium dengan harga eceran tertinggi (HET),” tuturnya.

Sejatinya, ketersediaan minyak di pasaran terbilang mencukupi.  Namun karena terpaku pada situasi panik buying sehingga masyarakat berlomba lomba untuk menyerbu minyak tersebut.

“Kondisi panik buying karena dari perjalanan masuk 2022 harga minyak terlalu tinggi. Ada regulasi harga oleh pemerintah di satu harga dengan harga eceran tertinggi (HET) baik itu minyak curah, sederhana, maupun premium. Akhirnya saat mereka lihat dijual di harga Rp14.000, konsumen rela antri untuk membeli,” terangnya.

Yat meminta, agar masyarakat tidak masuk situasi panik buying, sebab kelangkaan ini dapat diatasi dan pemerintah daerah pun terus berupaya agar kelangkaan ini dapat teratasi.

“Sebenarnya persoalan langka atau tidaknya ini karena dampak dari panik buying masyarakat sebenarnya, situasi panik buying ini bisa di kendalikan,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Cisaat-Cibadak Enam Jam, Macet Parah di H+3 Lebaran
Sempat Maintenance Aplikasi Silent Center Disnakertrans Kembali Normal 
Disnakertrans Sukabumi Klaim 27 Ribu Pencaker Manfaatkan Layanan Kartu Kuning Online
KDM Biayai Pendidikan dan Kehidupan Anak Satpam Korban Pembunuhan di Bogor
Masa Pemulihan, Pemkab Sukabumi Terima Bantuan Kebencanaan dari PERBAMINDA BPR Jabar-Banten
HCS 2024, Tol Jagoratu Langkah Strategis Pemerintah untuk Majukan Sukabumi
Gala Dinner Istimewa, Bupati Ulas Sektor Wisata dan Kesehatan di HCS 2024
Menolak RUU Penyiaran, Jurnalis Sukabumi Aksi Jalan Mundur dari Balaikota ke DPRD

Berita Terkait

Rabu, 2 April 2025 - 22:53 WIB

Cisaat-Cibadak Enam Jam, Macet Parah di H+3 Lebaran

Rabu, 29 Januari 2025 - 18:46 WIB

Sempat Maintenance Aplikasi Silent Center Disnakertrans Kembali Normal 

Rabu, 29 Januari 2025 - 18:23 WIB

Disnakertrans Sukabumi Klaim 27 Ribu Pencaker Manfaatkan Layanan Kartu Kuning Online

Minggu, 19 Januari 2025 - 17:54 WIB

KDM Biayai Pendidikan dan Kehidupan Anak Satpam Korban Pembunuhan di Bogor

Selasa, 14 Januari 2025 - 18:50 WIB

Masa Pemulihan, Pemkab Sukabumi Terima Bantuan Kebencanaan dari PERBAMINDA BPR Jabar-Banten

Berita Terbaru

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777