Warga Ngeluh Sering Terjadi Kebakaran Kabel PLN, Begini Pesan Damkar Kab Sukabumi

Rabu, 23 Februari 2022 - 10:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Warga di Jayanti, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi dibuat heboh dengan adanya kebakaran kabel saluran listrik PLN. Menurut warga peristiwa ini bukan terjadi pertama kali, PLN pun diminta mengambil tindakan.

Hal senada diungkapkan Kepala Bidang Pengendalian dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sukabumi (DPKP), Ismat Ahmad. Menurutnya, damkar sering kesulitan koordinasi dengan petugas PLN.

“Setiap penanganan kebakaran instalasi listrik PLN tidak bisa berbarengan turun, padahal hanya diminta mematikan aliran listrik sementara,” kata Ismat kepada jurnalsukabumi.com, Selasa malam (22/2/2022).

Dalam dua hari terakhir, Damkar Kabupaten Sukabumi menangani tiga kasus kebakaran pada saluran listrik PLN. Selain di Jayanti, Palabuhanratu, kebakaran saluran listrik PLN juga terjadi di Kecamatan Cibadak dan Cisaat.

“Di Cibadak itu hari Senin malam, ada gardu PLN yang terbakar. Di Cisaat juga gardu listrik, hari Selasa malam,” tuturnya.

Dikatakan Ismat dari rentetan kejadian tersebut pihaknya merasa kebingungan karena melayani kebakaran pada instalasi listrik milik PLN yang semestinya itu harus dapat diantisipasi. Ia pun berharap PLN sigap menindaklanjuti laporan warga, terutama terkait hal-hal yang bisa menimbulkan kebakaran atau kecelakaan lain.

“Saya berpesan kepada pihak UP3 PLN Sukabumi, sesuai informasi dari warga waktu penanganan pemadaman  agar keluhan dan pengaduan warga perihal awal sebelum kebakaran agar lebih diperhatikan,” ucapnya.

“Mohon agar lebih bersinegi dalam penanganan kebakaran terutama di instansi milik PLN, untuk berbarengan turun mematikan aliran listrik sedangkan Damkar mematikan api kebakaran,” tandasnya.

Reporter: Azis Ramdhani | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Pickup Bermuatan Kelapa Terguling dan Berbalik Arah di Tanjakan Buniwagi Palabuhanratu
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Disandingkan dengan Foto Orang Hilang, Akhirnya Misteri Kerangka di Sagaranten Terungkap
Mengaku Bernama Yayan Asal Citepus, Kakek Ini Masih Dirawat di Griya Lansia Nagrak

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:39 WIB

Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:38 WIB

Pickup Bermuatan Kelapa Terguling dan Berbalik Arah di Tanjakan Buniwagi Palabuhanratu

Berita Terbaru