Warga Cikembar Ditemukan Tewas Gantung Diri, Ini Penjelasan Polisi

Sabtu, 12 Februari 2022 - 13:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – NH (43) Warga Kampung Sukamaju, Desa Sukamaju, Kecamatan Cikembar, memilih mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di rumahnya, sekira pukul 19:00 WIB pada Jumat (11/02/2022).

Kejadian itu awal mula diketahui oleh anak korban dan tetangganya dan langsung melaporkan ke pihak kepolisian.

“Setelah menerima laporan tersebut kami beserta anggota yang lain dan Babinsa dan tim kesehatan perawat desa dari Puskesmas Cikembar mendatangi lokasi kejadian,” kata Kapolsek Cikembar, AKP Ridwan Ishak, melalui Kanit Reskrim Aipda Kiki Sukirman, kepada jurnalsukabumi.com, Sabtu (12/2/22).

Selanjutnya, setelah tiba di tempat kejadian perkara (TKP), dibantu Babinsa dan Puskesmas langsung mengevakuasi korban yang masih terikat tali mengikat pada leher korban.

“Tali yang digunakan NH ini berupa tali rapia warna kuning dan tali yang terbuat dari kain warna putih. Ia ditemukan menggantung di pojok kamar depan rumah korban,” ujarnya.

Lanjut Kiki, kemudian tim medis dari desa dan Puskesmas Cikembar melakukan pengecekan terhadap korban yang disaksikan langsung oleh pihak keluarga. Dan dari hasil pemeriksaan tim medis korban murni bunuh diri.

Adapun latarbelakang korban melakukan hal tersebut lantaran korban mempunyai penyakit darah tinggi yang tak kunjung sembuh. Bahkan, dia ini hidup sebatang kara karena anak-anaknya tidak tinggal bersama dengan korban.

“Dari keterangan warga, penyebab gantung diri NH akibat penyakit dan beban hidup yang pelik mesti ia tanggung sendiri,” jelas Kiki.

Selanjutnya, atas terjadinya kejadian ini dari pihak keluarga korban telah menerima dengan iklhas dan menolak untuk dilakukan autopsi atau visum  terhadap korban.

“Ia keluarganya juga langsung memutuskan bahwa korban langsung dipulasarakan dan dimakamkan di pemakaman setempat,” tutupnya.

Reporter: Ruslan AG | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Pasca Konser TerAmbyar Fest, Stadion Surya Kencana Sukabumi Rusak dan Dipenuhi Lumpur
Anggaran Rp12,6 Miliar Jembatan Cibeureum Disorot, DPRD Kota Sukabumi Minta Dibahas Ulang
Banjir Luapan Sungai Rendam 20 Rumah di Cibadak
Longsor di Sukalarang Sukabumi, Satu Warga Meninggal Dunia
Sampah di Padaasih Cisaat Identik dari SPPG, Ilyas: Kami Tetap Turun Bersihkan!
Cuaca Ekstrem, TPT Irigasi di Kadulawang Sukabumi Ambruk Timpa Rumah Warga
Polusi Debu Proyek Tol Bocimi Seksi 3 Menghantui Warga Karangtengah Sukabumi
20 Tahun Tanpa Obat, Pelaku Pembacokan di Gunungguruh Positif Gangguan Jiwa Berat!

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 17:23 WIB

Pasca Konser TerAmbyar Fest, Stadion Surya Kencana Sukabumi Rusak dan Dipenuhi Lumpur

Minggu, 19 April 2026 - 18:36 WIB

Anggaran Rp12,6 Miliar Jembatan Cibeureum Disorot, DPRD Kota Sukabumi Minta Dibahas Ulang

Sabtu, 18 April 2026 - 20:57 WIB

Banjir Luapan Sungai Rendam 20 Rumah di Cibadak

Kamis, 16 April 2026 - 20:39 WIB

Longsor di Sukalarang Sukabumi, Satu Warga Meninggal Dunia

Senin, 13 April 2026 - 20:58 WIB

Sampah di Padaasih Cisaat Identik dari SPPG, Ilyas: Kami Tetap Turun Bersihkan!

Berita Terbaru

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777