Dispar Kab Sukabumi Optimistis Sektor Pariwisata Bangkit Kembali

Kamis, 27 Januari 2022 - 15:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sukabumi, Sigit Widarmadi mengaku optimis sektor pariwisata ekonomi dapat bangkit kembali. Apalagi di Kabupaten Sukabumi memiliki potensi wisata yang dikenal dengan Gurilapss (Gunung, Rimba, Laut, Pantai, Sungai dan Seni Budya).

Sigit menegaskan, dua tahun sudah kondisi pandemi Covid-19 menghantui Indonesia, menghantam seluruh sektor termasuk sektor pariwisata. Kendati begitu dirinya meyakini sektor pariwisata dapat kembali bangkit seiring menurunnya tingkat penyebaran Covid-19.

“Sesuai dengan visi dan misi Kabupaten Sukabumi, tentunya diharapkan sektor pertanian dan pariwisata dapat menumbuhkan perekonomian masyarakat yang saat ini tengah dalam keterpurukan. Kami optimis dengan segudang potensi yang ada ekonomi dapat tumbuh kembali,” kata Sigit kepada jurnalsukabumi.com, Kamis (27/1/2022).

Menurut Sigit, saat ini masyarakat sudah diperbolehkan untuk berwisata ke tempat-tempat wisata yang dinilai menarik bagi wisatawan. Termasuk ke objek wisata yang ada di wilayah Kabupaten Sukabumi dengan Gurilapss-Nya.

“Terlihat di beberapa objek pariwisata Sukabumi, khususnya saat libur weekand, Sabtu dan Minggu para wisatawan mulai antusias berdatang, baik ke wisata pantai, alam maupun lainnya. Ini menjadi secercah harapan di sektor pariwisata, termasuk pelaku usaha untuk kembali bangkit,” terangnya.

Di sisi lain, Sigit menegaskan wisatawan maupun pelaku usaha di dalamnya harus menerapkan menerapkan protokol kesahatan (prokes) sesuai dengan ketentuan dan anjuran dari pemerintah. Hal itu untuk menekan angka penyebaran Covid-19 dan antisipasi terpaparnya virus.

“Kami bersama dengan stakeholder (pemangkau kepentingan), TNI, Polri, Satpol-PP dan lainnya akan terus berkolaborasi agar wisatawan dapat menerapkan atau disiplin protokol kesehatan saat berwisata ke destinasi wisata di Kabupaten Sukabumi,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

PENYU Cari Lokasi Ideal, Gadobangkong hingga Citepus Dibidik Jadi Kawasan Baru Mangrove
8 Tahun Padjadjaran Anyar, Dari Nyukcruk Galur hingga Menjaga Warisan Karuhun
Desa Wisata Tegallega Disiapkan Jadi Magnet Baru Pariwisata Sukabumi Selatan
Tantri Kotak Puji Antusias Penonton Geopark Ciletuh, Insiden Pelukan Jadi Pengingat Soal Keamanan
Jangan Bangga dengan UNESCO, Wisata Sukabumi Perlu Sentuhan Nyata
DPRD Dorong Syukuran Nelayan Ciwaru Jadi Penggerak Ekonomi dan Pelestarian Budaya Pesisir Sukabumi
Lihat Laut dari Dalam, Komunitas PENYU Sukabumi Buka Kelas Try Scuba untuk Pemula
447 Tahun Tak Lekang Zaman, Seren Taun Ciptamulya Masih Bertahan di Tengah Modernisasi

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:29 WIB

PENYU Cari Lokasi Ideal, Gadobangkong hingga Citepus Dibidik Jadi Kawasan Baru Mangrove

Senin, 27 Juli 2026 - 18:46 WIB

8 Tahun Padjadjaran Anyar, Dari Nyukcruk Galur hingga Menjaga Warisan Karuhun

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:32 WIB

Desa Wisata Tegallega Disiapkan Jadi Magnet Baru Pariwisata Sukabumi Selatan

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:56 WIB

Tantri Kotak Puji Antusias Penonton Geopark Ciletuh, Insiden Pelukan Jadi Pengingat Soal Keamanan

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:18 WIB

Jangan Bangga dengan UNESCO, Wisata Sukabumi Perlu Sentuhan Nyata

Berita Terbaru