JURNALSUKABUMI.COM – Seruan aksi blokade jalan untuk menuntut pembangunan Jembatan Cicewol dilakukan sejumlah pemuda yang tergabung di Karang Taruna Kecamatan Cidahu, Rabu (26/1/2022).
Aksi tersebut digelar tepat di samping jembatan penghubung antara tiga kecamatan yakni Cicurug, Cidahu, dan Parungkuda yang belakangan ini hangat menjadi sorotan lantaran ada beberapa pengendara yang sempat terjatuh akibat kerusakan dari jembatan.
Koordinator Aksi Blokade, Muhammad Ikbal Awaludin, menjelaskan jika masyarakat Cidahu geram karena belum adanya pembangunan Jembatan Cicewol.
“Kita bersama warga Cidahu yang sehari-harinya menggunakan jembatan ini geram, pemerintah tidak responsif, sudah setahun jembatan dibiarkan seperti ini padahal sudah banyak terjadi kecelakaan,” ujarnya kepada jurnalsukabumi.com
Ikbal mengatakan, pihaknya akan terus melakukan aksi selama permintaan warga terkait Jembata Cicewol belum dipenuhi. Ia pun tak memungkiri, aksi bisa dilakukan dengan jumlah massa yang lebih besar.
Sementara itu, Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi, Asep Jafar, mengatakan jika pada tahun 2021 pembangunan Jembatan Cicewol sudah diajukan.
“Tahun 2021 kemarin sudah kita ajukan, mudah-mudahan di tahun 2022 sekarang akan terelisasi namun untuk tanggal dan bulannya belum bisa dipastikan, saya mohon masyarakat bisa lebih bersabar,” jelasnya.
Di kesempatan yang sama Yudisthira Kepala Bidang (Kabid) Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi menjelaskan jika pembangunan Jembatan Cicewol akan ditangani Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat.
“Kemarin BNPB Pusat sudah survey lokasi dan melihat jembatan ini, mudah-mudahan secepatnya bisa dibangun dan digunakan masyarakat,” tandasnya.
Reporter : Ardi Yakub | Redaktur: Mohammad Noor












