Satpol PP Tertibkan Bangunan Liar dari Gado Bangkong sampai Pondok Dewata

Senin, 24 Januari 2022 - 17:58 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Sukabumi, kembali menertibkan sejumlah bangunan dan lapak pedagang kaki lima (PKL) yang dinilai telah menganggu ketertiban, dan keindahan wilayah.

Petugas gabungan dari anggota Satpol PP dan Dinas Perhubungan, TNI, Polri menertibkan beberapa bangunan dari mulai Gado Bangkong hingga Pondok Dewata di wilayah Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.

“Hari ini satpol PP melakukan penertiban pedagang-pedagang yang berjualan baik di jalanan maupun di trotoar. Padahal sebelumnya sudah pernah  kami tertibkan yaitu sekitar di alun-alun dan RSUD Palabuhanratu dan Jalan Sudirman,” kata Kasatpol PP Dody Rukman Meidianto kepada jurnalsukabumi.com, Senin (24/1/2022).

Penertiban ini, lanjut Dody bertujuan untuk membersihkan ibu kota Kabupaten Sukabumi agar bersih dan nyaman. Karena Palabuhanratu ini merupakan kota wisata. Dengan penertiban itu, sebuah peringatan agar para pedagang tidak berjualan sembarangan.

“Tujuannya adalah untuk membersihkan ibu kota kabupaten Sukabumi agar bersih, nyaman, karena Palabuhanratu ini kota wisata,” terangnya.

Dalam pelaksanaan ini, kata Kasatpol tidak ada penolakan dari pedagang maupun masyarakat yang menempati tempat tersebut, sebab sebelumnya sudah diberikan surat pemberitahuan baik secara langsung maupun surat.

“Kami sudah melakukan pemberitahuan baik secara langsung bersama beberapa anggota dan melalui surat juga sudah kami layangkan untuk mereka membersihkan sendiri dagangnya. Namun hingga saat ini masih banyak dagangan atau bangun yang belum di bongkar akhirnya kami bongkar secara langsung,” tegasnya.

Dody mengimbau, bagi pada pedagang jangan sampai berjualan di daerah yang dilarang untuk berjualan, terutama di kawasan yang membuat warga tidak nyaman dan membuat kemacetan atau membahayakan pengguna jalan.

“Kami harapkan masyarakat sadar.  Silahkan berdagang, tapi dengan syarat ditempat-tempat tertentu  yang diperbolehkan berdagang jangan sampai merugikan masyarakat yang lain,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

SPPG Nagrak Utara 3 Pilih Fokus Layani Penerima Manfaat MBG Meski Tengah Sengketa Yayasan
Bupati Asep Japar Titip Pesan untuk Pemuda Sukabumi: Jaga Persatuan, Bangun Daerah
Perkuat Pengawasan dan Pendampingan Hukum Humanis di Sukabumi, Jaksa Jaga Dapur MBG Dilaunching
Tantan Sulton Tekankan Profesionalisme Wartawan, PWI Sukabumi Diminta Perkuat Kompetensi!
Lepas Atlet Ikuti Pekan Olahraga Provinsi, Bupati: Optimalkan dalam Setiap Pertandingan!
PA GMNI Sukabumi Raya Tegaskan Peran Kritis, Kebijakan Pemerintah Harus Berorientasi pada Rakyat
Dua Pekan MBG di Nagrak Mandek, Korwil BGN Belum Beri Penjelasan!
Peringati Hari Santri Nasional 2026, Hergun Tegaskan Peran Strategis Santri Kawal Pembangunan Bangsa

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:35 WIB

SPPG Nagrak Utara 3 Pilih Fokus Layani Penerima Manfaat MBG Meski Tengah Sengketa Yayasan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Bupati Asep Japar Titip Pesan untuk Pemuda Sukabumi: Jaga Persatuan, Bangun Daerah

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:17 WIB

Perkuat Pengawasan dan Pendampingan Hukum Humanis di Sukabumi, Jaksa Jaga Dapur MBG Dilaunching

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:51 WIB

Tantan Sulton Tekankan Profesionalisme Wartawan, PWI Sukabumi Diminta Perkuat Kompetensi!

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:51 WIB

Lepas Atlet Ikuti Pekan Olahraga Provinsi, Bupati: Optimalkan dalam Setiap Pertandingan!

Berita Terbaru