Achmad Fahmi Geram, Sampah Berserakan Hingga Kolam Ikan Dipakai Berenang Warga di Alun-Alun

Senin, 10 Januari 2022 - 14:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Peristiwa tak mengenakan terjadi di Taman Alun-Alun Kota Sukabumi. Bagaimana tidak, taman yang baru saja diresmikan ini sudah berserakan dengan sampah, hingga kolam ikannya dipakai mandi oleh warga.

Dalam sejumlah foto yang tersebar dijejaring media sosial Kota Sukabumi, terlihat tumpukan sampah berada dimana-mana. Selain itu terlihat warga menjadikan kolam ikan yang berada di Mesjid Agung Kota Sukabumi bak kolam berenang.

Menanggapi kejadian itu, Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi angkat bicara. Seperti kekesalan yang diluapkan melalui postingan di akun pribadi instagramnya.

Dalam caption postingannya Achmad Fahmi menyesalkan atas terjadinya insiden itu. Apalagi, kata dia mengingat taman alun-alun ini baru selesai dilakukan pembangunan dan diresmikan langsung oleh Gubernur Jawa Barat.

“Sahabat Sukabumi, Kebahagiaan kita dengan hadirnya wajah baru Kota Sukabumi jangan sampai tercoreng dengan perilaku yang tidak beradab. Karena peradaban itu bukan sekedar membangun dan menata sebuah kota lebih baik tapi juga sejauh mana warga dapat menjaga dan memelihara hasil pembangunan tersebut,” kata Fahmi dalam postinganya.

Selain itu Fahmi pun menyesalkan euforia positif kemarin harus tercoreng dengan perilaku pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab ini.

“Seperti berserakannya sampah di saat telah disediakannya banyak tempat sampah. Kolam ikan yang digunakan berenang serta mandi anak-anak yang dibiarkan oleh orang tuanya,” sambungnya.

Dengan adanya kejadian itu, Fahmi pun berharap warga dapat memanfaatkan Alun – Alun dan Lapang Merdeka sebagai ruang terbuka publik untuk saling bersilaturahmi dan berbagi keceriaan yang tentunya harus senantiasa terus terjaga sesuai peruntukannya.

“Mari kita rawat bersama hasil pembangunan ini dengan tidak hanya mengandalkan aparat semata karena ini,” tandasnya.

Reporter: Rizky Miftah | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Berita Terbaru