Distan Diminta Dorong Produktivitas Komoditas Bawang Bima Brebes di Desa Kebonpedes

Selasa, 4 Januari 2022 - 10:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, diminta untuk aktif mendorong dan membina para petani Bawang Bima Brebes (B3) di Desa  Kebonpedes, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi.

Agar para petani tersebut dapat meningkatkan produksi bawang merah yang baru pertamakali dikembangkan yang dimotori oleh Poktan di desa tersebut. Hal itu disampaikan oleh Kades Kebonpedes, Dadan Apriandani, Senin (3/1/22).

“Alhamdulillah kita bersyukur mempunyai Poktan yang tangguh dan kaya inovasi. Mereka terus  mencoba menanam B3 di wilayah kami dan hasilnya sangat memuaskan. Kami minta dinas terkait untuk membina dan mengarahkan agar hasilnya jauh lebih baik,” katanya kepada jurnalsukabuni.com.

Alasan beralihnya warga dari menanam sawi menjadi petani B3 disebabkan anjloknya harga sayuran hijau berdaun lebar tersebut. Penyebab turunnya harga sayuran itu sejak pemberlakuan PPKM oleh sebab merebaknya Covid-19.

Bertindak sebagai pelopor pengembangan budidaya B3 adalah Sasmita (52 tahun).  Alasan dia beralih menjadi petani bawang asal Jawa Tengah itu akibat menanggung kegagalan saat menanam sawi. Sehingga dia banting stir menjadi petani bawang. Dia memiliki tanah seluas 2.500 meter persegi dengan modal benih 2,5 kwintal.

“Di tempat asalnya, B3 ini baru bisa dipanen setelah berumur dua bulan. Saya menanam benih Bawang Brebes tanggal 1 November 2021. Kalau kontur tanahnya berbeda, bisa dipanen pada usia tanaman ini menginjak 63 hari,” ungkapnya.

Mudah-mudahan saat panen tadi bisa dapat 25 ton. Rencananya besok Selasa (4/1/2021) akan dipanen. Untuk sementara pemasarannya akan dijual eceran dan dijual ke pasar-pasar yang ada di Sukabumi, tambahnya.

Terkait harga jual lanjut dia, bawang yang dipanennya terima di kebun dipatok Rp8.000  per kilogram basah. Sementara bawang panen kering dibanderol Rp17.000 per kilogram.

Sedangkan di pasaran dijual Rp24.000 per kilogram.

Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Paripurna DPRD, Penyampaian Perubahan Perumda AMTJM Menjadi Perseroda
Tahun Ajaran Baru Jadi Momentum Menabung, Minat Tabungan SiWajar di BPR Sukabumi Meningkat
BPOM Apresiasi Otsuka, Pabrik di Pasuruan Jadi Contoh Penerapan Keamanan Pangan Nasional
SCG Dukung Keandalan Sistem Utilitas untuk Produktivitas Industri Manufaktur Berkelanjutan
Memasuki Lebih Tiga Dekade, BPR NPB 11 Tetap Melayani dengan Hati, Berkarya untuk Negeri
BPR Sukabumi Percepat Layanan Digital, Pendaftaran Nasabah Kini Bisa Dimulai dari Genggaman
SOYJOY Nutrition Award 2026, Dorong Inovasi Ahli Gizi untuk Anak Bangsa dan Menuju Indonesia Emas 2045
PT Amerta Indah Otsuka Tanam 3.500 Pohon di TNGHS, Perkuat Konservasi Hutan dan Sumber Air

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:24 WIB

Paripurna DPRD, Penyampaian Perubahan Perumda AMTJM Menjadi Perseroda

Rabu, 15 Juli 2026 - 08:04 WIB

Tahun Ajaran Baru Jadi Momentum Menabung, Minat Tabungan SiWajar di BPR Sukabumi Meningkat

Jumat, 10 Juli 2026 - 11:31 WIB

BPOM Apresiasi Otsuka, Pabrik di Pasuruan Jadi Contoh Penerapan Keamanan Pangan Nasional

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:22 WIB

SCG Dukung Keandalan Sistem Utilitas untuk Produktivitas Industri Manufaktur Berkelanjutan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:57 WIB

Memasuki Lebih Tiga Dekade, BPR NPB 11 Tetap Melayani dengan Hati, Berkarya untuk Negeri

Berita Terbaru