PT Bogorindo Cemerlang Siap Penuhi Undangan, Berlin: Pertemuan di DPRD Tidak Ada Undangan

Selasa, 28 Desember 2021 - 14:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Ketidakhadiran PT Bogorindo Cemerlang dalam menampung aspirasi sejumlah perwakilan petani di Desa Tenjojaya, Kecamatan Cibadak, Senin (27/12/2021) bersama di Aula Kantor DPRD Kabupaten Sukabumi, terjawab. Ternyata, perusahaan yang bergerak di bidang properti ini tidak mendapatkan undangan.

Pertemuan rapat dengar pendapat tersebut dihadiri langsung Kepala Desa Tenjojaya, Jamaludin Azis, perwakilan Badan Pertanahan Nasional (BPN), Kejaksaan Negeri (Kejari), hingga unsur pimpinan DPRD Kabupaten Sukabumi.

General Affair Manager PT Bogorindo Cemerlang, Berlin Sumadi menegaskan, ketidakhadiran pihanya bukan tanpa alasan. Bahkan, ia menilai kegiatan tersebut merupakan momen yang ditunggu-tunggu.

“Sangat menyayangkan, pertemuan yang sangat penting itu kami tidak diundang. Jujur, kalau ada undangan kami pasti siap hadir,” ujarnya kepada jurnalsukabumi.com didampingi General Affair PT Bogorindo Cemerlang, Moch Iqbal, Selasa (28/12/2021).

Karena, kata dia, kegiatan pertemuan seperti itu bisa dimanfaatkan sebagai ajang sosialisasi program unggulan PT. Bogorindo Cemerlang bagi masyarakat.

“Kami sangat welcome, justru dengan adanya pertemuan itu, apalagi langsung menyasar atau memberdayakan para penggarap di sana,” kata Berlin.

Dicontohkan Berlin, PT. Bogorindo Cemerlang saat ini tengah dalam progres kesiapan membuka lahan pertanian yang bekerja sama dan digarap PT. Eden Pangan Indonesia (Eden Farm) di Desa Tenjojaya, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi.

“Seluas 20 hektare, kami sudah membersihkan atau membuka lahan mencapai 50 persen sejak Oktober lalu. Dan sampai sekarang, sudah mencapai 9 hektare,” jelasnya.

Dayat (60) sekaligus Ketua RW I Kampung Tenjojaya mengaku sudah lama menggarap pertanian di atas lahan milik PT Bogorindo. “Sejak dulu, Alhamdulillah saya diizinkan. Tentunya sesuai aturan dan kesepakatan dengan PT Bogorindo. Hasil pertaniannya seperti pisang, singkong dan sayuran untuk saya, terpenting lahannya turut diurus,” tandasnya.

Reporter: Ifan | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

LSM Gapura Desak Kejari Periksa Proyek Air Minum ‘Bobrok’ di Caringin
Banjir Luapan Sungai Rendam 20 Rumah di Cibadak
Longsor di Sukalarang Sukabumi, Satu Warga Meninggal Dunia
Bupati Sukabumi dan Penasihat Presiden Resmikan Huntap untuk Korban Bencana
Polusi Debu Proyek Tol Bocimi Seksi 3 Menghantui Warga Karangtengah Sukabumi
Gus Uha Jawab Isu Mangkrak Proyek Gedung MUI Cikembar Rp 3 Miliar, Hingga Soal Segel Kontraktor Paving Blok
Satnarkoba Polres Sukabumi Kota Tangkap 47 Orang Pengedar Sabu
Wujudkan Harapan Warga, Danrem 061/SK Letakkan Batu Pertama Jembatan Perintis Garuda di Sukabumi

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 13:05 WIB

LSM Gapura Desak Kejari Periksa Proyek Air Minum ‘Bobrok’ di Caringin

Sabtu, 18 April 2026 - 20:57 WIB

Banjir Luapan Sungai Rendam 20 Rumah di Cibadak

Kamis, 16 April 2026 - 20:39 WIB

Longsor di Sukalarang Sukabumi, Satu Warga Meninggal Dunia

Kamis, 16 April 2026 - 15:04 WIB

Bupati Sukabumi dan Penasihat Presiden Resmikan Huntap untuk Korban Bencana

Senin, 13 April 2026 - 17:40 WIB

Polusi Debu Proyek Tol Bocimi Seksi 3 Menghantui Warga Karangtengah Sukabumi

Berita Terbaru

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777