Di Bawah Tekanan Pandemi, BPR Cabang Cibadak Eksis Menjalankan Usaha

Jumat, 26 November 2021 - 09:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Perumda BPR Sukabumi Cabang Cibadak, tetap eksis dalam pengembangan usaha di bidang sektor keuangan. Hal ini tampak dari jumlah nasabah yang hingga saat ini masih memberikan kepercayaan penuh terhadap bank milik Pemkab. Sukabumi tersebut.

Walaupun saat ini, masih berada di tengah situasi ketidakpastian karena pandemi Covid- 19.

“Saat ini, jumlah rekening yang ada ditambah rekening pihak ketiga, sebanyak 7.528 rekening. Sedangkan dana pihak ketiga yang kami kelola lebih dari Rp23 miliar. Dimana porto polio kredit berada diangka kurang dari Rp11 miliar karena imbas dari situasi akibat Covid- 19,” kata Kepala Cabang BPR Cibadak, Wendi Nurdiandi, Kamis (25/11/21).

Dia mengatakan, hampir semua aspek usaha, khususnya usaha mikro terkena imbasnya. Apalagi bidang perbankan yang notabene bergerak di bidang mikro usaha kecil. Sektor ini paling terdampak oleh situasi pandemi saat ini. Namun demikian ujarnya, dalam kondisi yang cukup berat ini, BPR Sukabumi masih bisa bertahan.

Sebab jenis usaha yang dijalankan oleh BPR, bukan hanya sektor produktif saja, melainkan juga bergerak di sektor konsumtif. Sektor konsumtif kata Wendi relatif lebih terjaga dan mampu bersinergi dengan pihaknya. Dimana pada saat pandemi ini, pegawai yang berpenghasilan tetap masih menerima upah. Dengan kata lain, gaji pokoknya masih tetap ada dan tidak mengganggu kelancaran pembayaran angsurannya.

Namun realitas itu, berbeda situasinya dengan sektor produktif. Sektor ini sangat terimbas sekali. Sehingga OJK mengeluarkan kebijakan relaksasi bagi masyarakat yang mengalami kesulitan dalam mengembalikan angsurannya ke bank. Tujuan OJK mengeluarkan kebijakan itu untuk mengurangi beban masyarakat.

“Secara umum, untuk Kantor Cabang Cibadak, porsi kredit masih dominan sektor konsumtif seperti ASN, non ASN maupun pegawai swasta,” jelasnya.

Secara umum, program pinjaman atau kredit di Kantor Cabang BPR Cibadak masih terkendali. Untuk porsi bidang konsumtif ini harus diketahui dulu pendapatan gaji bulanannya Untuk pegawai swasta, diambil 40 %. Kecuali untuk kalangan ASN,.pemberian kredit harus lebih selektif.

Lebih jauh dia mengatakan, pangsa pasar di wilayah Cibadak bagi berpenghasilan tetap kondisinya masih terjaga dengan baik. Untuk dana pihak ketiga, kepercayaan masyarakat terhadap BPR Cibadak cukup bagus. Karena pihaknya memiliki produk tabungan unggulan, seperti Tabungan Pajak Kendaraan (TAPAK) dan Tabungan Hari Raya (TAHARA) yang menjadi primadona kaum emak-emak.

Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Jelang Iduladha, Berkah Mandiri Tawarkan Sapi Kurban Berkualitas dengan Harga Terjangkau
BPR Sukabumi Umumkan Pelayanan Operasional Bakal Buka Kembali Tanggal 18 Mei 2026
Wujud Nyata CSR, 4 Perusahaan di Gunungguruh Tuntaskan Perbaikan Drainase di Desa Cikujang
Pupuk NPK ‘Zonk’ Beredar, SMSI Sukabumi Raya Soroti Kinerja KP3 Sukabumi
Warga Cibadak Bakal Nikmati Perluasan Jaringan Air Bersih Perumda AMTJM
SCG Perkuat Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Sukabumi Lewat Pembangunan Waste Station
BPR Sukabumi Luncurkan SIMPEN, Permudah Pendaftaran Nasabah Secara Digital
Stok Beras Sukabumi Aman Jelang Idul Adha, Heri Gunawan Pastikan Ketersediaan Cukup

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:14 WIB

Jelang Iduladha, Berkah Mandiri Tawarkan Sapi Kurban Berkualitas dengan Harga Terjangkau

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:52 WIB

BPR Sukabumi Umumkan Pelayanan Operasional Bakal Buka Kembali Tanggal 18 Mei 2026

Senin, 11 Mei 2026 - 19:11 WIB

Wujud Nyata CSR, 4 Perusahaan di Gunungguruh Tuntaskan Perbaikan Drainase di Desa Cikujang

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:08 WIB

Pupuk NPK ‘Zonk’ Beredar, SMSI Sukabumi Raya Soroti Kinerja KP3 Sukabumi

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:14 WIB

Warga Cibadak Bakal Nikmati Perluasan Jaringan Air Bersih Perumda AMTJM

Berita Terbaru

OPINI

Pesta Babi, Animal Farm, dan Cermin Masa Depan Bangsa

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:55 WIB

OPINI

Pelemahan Rupiah dan Mendesaknya Penetapan RUU Migas

Sabtu, 16 Mei 2026 - 12:57 WIB