Sejarah Panjang Berdirinya RSUD Palabuhanratu

Senin, 22 November 2021 - 18:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Mungkin tidak semua orang mengetahui sejarah berdirinya RSUD Palabuhanratu. Sebelum rumah sakit tersebut berdiri megah seperti sekarang ini. Tahun 1950, RSUD Palabuhanratu, hanyalah sebuah Puskesmas yang kala itu dipimpin oleh Mohammad Anwar.

“Resmi menyandang status rumah sakit Tahun 1987. Saat itu,  kapasitas rumah sakit itu hanya memiliki 52 tempat tidur. Namun saat ini, jumlah tempat tidur sudah mencapai 200 bed,” kata Kabag Tata Usaha, Sarif Usman, beberapa waktu lalu.
Dalam perkembangannya kata dia, RSUD Palabuhanratu mengalami berbagai perubahan. Kini statusnya adalah milik Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi yang terletak di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi.

Berdasarkan fungsinya,.RSUD Palabuhanratu merupakan Rumah Sakit Kelas C yang berfungsi sebagai Unit Pelaksana Daerah di Lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi di bidang pelayanan kesehatan.

Sedangkan secara teknis operasional berada dibawah Pemerintah Kabupaten Sukabumi dan bertanggungjawab kepada Bupati. Namun secara teknis medis, RSUD Palabuhanratu,  bertanggungjawab kepada Kantor Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Barat.

Visi dari rumah sakit plat merah itu adalah “Terwujudnya Rumah Sakit yang Mandiri, Bersahabat dan Unggul dalam Pelayanan”.

Adapun Misi RSUD Palabuhanratu adalah Meningkatkan pelayanan yang prima, meningkatkan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia rumah sakit yang profesional  dan  meningkatkan  sarana  dan prasarana  rumah sakit sesuai kebutuhan dan mempertimbangkan keselamatan pasien. terakhir  meningkatkan budaya  organisasi yang kuat , berkomitmen tinggi dan bertanggungjawab.

Berbagai prestasi  telah didapatkan  dengan  susah payah. Tahun 2012, RSUD Palabuhanratu, terakreditasi paripurna. Penghargaan yang sama pada Tahun 2017. Prestasi lainnya adalah terakreditasi paripurna Versi SNARS Edisi I.

Redaktur:  Usep Mulyana

Berita Terkait

Pemkab Sukabumi Kembali Raih Opini WTP dari BPK RI, Catat Prestasi 12 Kali Berturut-turut
Lepas Atlet ke POPWILDA Jabar 2026, Wabup Sukabumi: Percaya Diri, Fokus dan Pantang Menyerah
Hergun Pastikan PPPK Tak Akan Diberhentikan Meski Daerah Terkendala Anggaran
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, DLH Sukabumi Gencarkan Gerakan 3R
Dari Sukabumi untuk Indonesia, MAGNET Kembali Menggema dengan EP “Matahari Hati”
Hergun Sampaikan Pesan Sederhana Kunci Rumah Tangga Harmonis di Pernikahan Anton Susanto
Pemkab Sukabumi Tegaskan Respons Cepat Aduan Warga, Keterbukaan Informasi Jadi Prioritas
Hergun Jadi Saksi Nikah Relawan Manuk Dadali, Anton dan Laelatu Resmi Menikah di Parungkuda

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:40 WIB

Pemkab Sukabumi Kembali Raih Opini WTP dari BPK RI, Catat Prestasi 12 Kali Berturut-turut

Senin, 8 Juni 2026 - 16:44 WIB

Hergun Pastikan PPPK Tak Akan Diberhentikan Meski Daerah Terkendala Anggaran

Minggu, 7 Juni 2026 - 13:35 WIB

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, DLH Sukabumi Gencarkan Gerakan 3R

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:53 WIB

Dari Sukabumi untuk Indonesia, MAGNET Kembali Menggema dengan EP “Matahari Hati”

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:31 WIB

Hergun Sampaikan Pesan Sederhana Kunci Rumah Tangga Harmonis di Pernikahan Anton Susanto

Berita Terbaru