JURNALSUKABUMI.COM – Tim Dokter Forensik bersama jajaran Satreskrim dan Inafis Polres Sukabumi telah melakukan otopsi jasad korban tewas tawuran di Cicurug, Sabtu (19/11/2021).
Selama satu jam lebih, otopsi jasad FMD (16) pelajar asal Cicurug itu dilakukan di Ruang Forensik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekarwangi Cibadak.
“Penyebab kematian korban yakni, ada satu tanda kekerasan senjata tajam pada punggung hingga mengakibatkan korban meninggal dunia,” jelas Dokter Forensik, Arif Wahyono kepada wartawan.
Sambung dia, hasil dari otopsi tersebut tidak ada sample yang diamankan. Namun, selebihnya akan diungkapan kronoligis detailnya langsung oleh Kanit Jatanras Polres Sukabumi.
“Nanti hasil lebih jelasnya. Kita serahkan ke petugas,” tutup Arif.
Dikabarkan sebelumnya, sejumlah pelajar asal Bogor terlibat tawuran di Jalan Raya Sukabumi-Bogor tepatnya di Kampung, Benda Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, mengakibatkan satu orang tewas, Jumat (19/11/2021).
Reporter: Ifan | Redaktur: Ujang Herlan












