UPZ Cikembar Berbagi Trik Tentang Pengelolaan ZIS, Seperti Apa?

Sabtu, 13 November 2021 - 12:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Unit Pengelola Zakat (UPZ) Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, berbagi ilmu dan pengalaman kepada kompatriotnya UPZ Cicantayan tentang trik-trik pengelolaan zakat, infak dan sedekah (ZIS).

Kunjungan dalam rangka studi banding UPZ Cicantayan yang diketuai Mamak Maksudin tersebut, bukan tanpa alasan. Saat ini, UPZ Cikembar menasbihkan diri sebagai yang terbaik di Kabupaten Sukabumi.

“Maksud kedatangan pengurus UPZ Cicantayan untuk menanyakan langsung trik-trik atau resep- resep apa saja sehingga kami mampu menyadarkan masyarakat untuk selalu menyalurkan zakat, infak dan sedekah melalui badan resmi,” kata Ijam Jamaludin, kepada jurnalsukabumi.com, melalui aplikasi perpesanan whatsApp, Sabtu (13/11/21).

Dalam diskusi yang berjalan hangat dan dinamis itu muncul pertanyaan dari UPZ Cicantayan yang mempertanyakan tentang strategi apa yang dilakukan UPZ Cikembar, hingga kerap diganjar penghargaan yang bertubi-tubi dari pemerintah.

Dalam diskusi yang berlangsung Jumat (12/11/21), Ijam mengatakan, pertama adalah membangun komunikasi dengan berbagai elemen yang terlibat dalam kegiatan pengelolaan ZIS. Di samping itu, dia juga minta bantuan dari unsur kecamatan untuk mengundang para stakeholder yang peduli kepada UPZ Cikembar.

“Saat ini, kami berkoordinasi dengan pak camat, Danramil dan Kapolsek serta lembaga keagamaan yang ada termasuk pemerintahan desa untuk bahu membahu membantu UPZ Cikembar mendapatkan hasil yang optimal dalam pengelolaan ZIS tersebut,” ungkapnya.

Sebagai langkah awal kata Ijam, sebelum memasuki bulan Ramadan, dibentuk tim sosialisasi di 10 desa. Kemudian, Tim sosialisasi itu, dibagi menjadi tiga tim. Dimana dalam setiap tim diisi oleh seorang pengurus UPZ, seorang yang mewakili bidang pemerintahan dan seorang lagi dari Kemenag yang diwakili oleh KUA.dan staf serta perwakilan ulama.
Peran ulama disini untuk membahas dasar dan hukum tentang kewajiban membayar zakat, infak dan sedekah (ZIS).

Tujuan kedua kata Ijam adalah untuk mensosialisasikan tertib administrasi kepada para koordinator desa (kordes) tentang bagaimana cara penghimpunan, pengelolaan dan cara pelaporan.

Jika semua telah dilakukan dengan baik maka akan tercipta sinkronisasi antara data yang diterima dan data yang disampaikan. Agar tidak terjadi perbedaan antara yang diterima dan dilaporkan.

Selanjutnya, UPZ Cikembar terus membangun sinergitas dengan mengundang pada koordinator desa sambil berdiskusi secara berkala tentang pengembangan ke depan. Ada pertanyaan lain yang dilontarkan UPZ Cikembar tentang proses tata kelola ZIS.

“Kami katakan di tahun pertama adalah pembenahan kesekretariatan. Baik secara fisik maupun pengelolaan administrasi yang benar. Dengan tertib administrasi, maka akan mudah membuat pertanggungjawaban ZIS Kecamatan Cikembar kepada masyarakat,” jelasnya.

Sebagai bentuk menarik kepercayaan masyarakat, UPZ Cikembar telah mengadakan ekspos zakat. Ini dilakukan untuk membuktikan bahwa UPZ Cikembar itu masih hadir ditengah-tengah masyarakat. Sehingga mereka mengenal.peranan dan eksistensi walaupun ditengah pandemi.

Ditahun kedua dia berharap kehadirannya dapat mengangkat usaha kecil dengan pinjaman modal usaha tanpa bunga. UPZ Cikembar juga akan bekerjasama dan bersinergis dengan Baznas Kabupaten Sukabumi dalam rangka pembinaan dan penguatan aqidah di rumah singgah muallaf. Stimulan juga diberikan untuk.kegitan syahriahan MUI Cikembar yang melibatkan lembaga-lembaga keagamaan. Pada akhir pertemuan, UPZ Cikembar dan Cicantayan menyepakati untuk menandatangani MoU tentang pengembangan ekonomi kecil.

Dalam pertemuan itu pengurus UPZ Cicantayan dipimpin oleh ketua Mamak Maksudi, sekretaris Wahyudin, bendahara Siti Parihah. Sementara tuan rumah Ketua UPZ Ijam Jamaludin didampingi sekretaris Jeni, bendahara Irma Nafilah dan enam orang koordinator desa.

Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Hadiri Pelepasan 62 Calon Jemaah Haji Kloter 13
Bupati Sukabumi Asep Japar Lepas Jemaah Haji Kloter 13, Titip Doa untuk Kemajuan Kabupaten Sukabumi
Wabup Andreas di Hari Raya Idulfitri 1447 H: Mari Rawat Harmoni dan Rajut Simpul Persaudaraan
Gema Takbir Berkumandang, Bupati Kang Asjap Ajak Warga Sukabumi Jemput Keberkahan di Hari Fitri 
Hergun Ajak Umat Kejar Keberkahan Lailatul Qadar di Ramadan 1447 H
Muhibah Ramadan di Simpenan, Wabup: Aspirasi Masyarakat Kami Jadikan Muhasabah Pembangunan 
Muhibah Ramadan, Pemkab Sukabumi Hadirkan Bantuan Nyata untuk Masyarakat
Awal Puasa Diperkirakan Kamis, Tim Hilal Bakal Lakukan Observasi Ulang Esok Hari

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:23 WIB

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Hadiri Pelepasan 62 Calon Jemaah Haji Kloter 13

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:31 WIB

Bupati Sukabumi Asep Japar Lepas Jemaah Haji Kloter 13, Titip Doa untuk Kemajuan Kabupaten Sukabumi

Jumat, 20 Maret 2026 - 22:34 WIB

Wabup Andreas di Hari Raya Idulfitri 1447 H: Mari Rawat Harmoni dan Rajut Simpul Persaudaraan

Jumat, 20 Maret 2026 - 21:15 WIB

Gema Takbir Berkumandang, Bupati Kang Asjap Ajak Warga Sukabumi Jemput Keberkahan di Hari Fitri 

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:40 WIB

Hergun Ajak Umat Kejar Keberkahan Lailatul Qadar di Ramadan 1447 H

Berita Terbaru

RAGAM

DPPKB: Kampung KB Desa Kalibunder Jadi Pusat Perubahan

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:44 WIB