JURNALSUKABUMI.COM – Sebuah bangunan kelas Sekolah Dasar Negeri atau SDN Darmawangi, Desa Sirnasari, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi ambruk. Akibatnya, kegiatan belajar mengajar untuk siswa yang baru saja dijalankan terpaksa dialihkan.
Bangunan kelas ambruk diduga karena kayu penyangga sudah rapuh sejak beberapa waktu lalu. Bangunan ambruk saat terjadi hujan deras disertai angin kencang.
“Ambruknya kemarin Selasa (9/11), saat terjadi hujan deras dan angin kencang,” kata Rida Agung Yogaswara, Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Pabuaran kepada jurnalsukabumi.com, Rabu (10/11/2021).
Beruntung, lanjut Agung, peristiwa itu terjadi pada malam hari. Tidak ada korban dalam musibah itu.
“Bangunan itu memang sudah lapuk. Pada saat wilayah itu ditimpa hujan deras dari pukul 16.00 sampai pukul 22:00 WIB kayu yang menahan genting tidak kuat dan akhirnya ambruk,” terangnya.
Menurut P2BK, ruang kelas itu sebelumnya sudah di kosongkan, karena sudah terdapat tanda tanda akan roboh bila diterpa hujan disertai angin kencang.
“Ruang kelas itu satu atap dengan toilet, jadinya toilet itupun sebagian ikut roboh juga,” tuturnya.
Akibat dampak tersbut lanjut Agung, kerugian material yang di alami sekolah diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. “Tafsiran akibat roboh nya bangunan sekitar Rp 240 Juta rupiah,” tandasnya.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Mohammad Noor












