Bocah Hilang Terseret Ombak di Pantai Palabuhanratu Ditemukan tak Bernyawa

Senin, 1 November 2021 - 12:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – M Rafli, bocah berusia 11 tahun warga Kampung Lanbow, Desa Karangpapak, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, yang dikabarkan hilang ditelan ombak akhirnya ditemukan, Senin (1/11/2021) pagi.

Jenazah ditemukan oleh tim SAR gabungan pada radius 100 meter dari lokasi tempat kejadian musibah (TKM) dan langsung dievakuasi menuju rumah duka.

“Korban pagi tadi 05.45 WIB ditemukan terdampar di bibir pantai berdasarkan informasi dari nenek korban, dan langsung dievakuasi serta diserahkan kepada keluarga korban.” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Hendra Sudirman selaku SAR Mission Coordinator (SMC) dalam keterangan yang diterima jurnalsukabumi.com.

Hendra menjelaskan, sebelumnya upaya pencarian terhadap korban dilakukan dengan membagi area pencarian menjadi dua dimana Search and Rescue Unit (SRU) pertama melakukan pencarian dengan penyisiran di atas permukaan laut pada radius 2 nautical mile (NM) dari lokasi kejadian menggunakan perahu karet dan speed boat milik PolAir Polres Sukabumi.

“Kemudian untuk SRU kedua, upaya yang dilakukan dalam pencarian korban adalah dengan penyisiran secara visual melalui jalur darat di sepanjang bibir pantai pada radius 2 kilometer (KM) dari lokasi kejadian,” terangnya.

Sementara itu Kasat Polair Polres Sukabumi, AKP Tri Andri Affandi membenarkan bahwa korban yang bernama M Rafli terbawa arus saat berenang dengan temannya telah ditemukan, kemudian jasad tersebut langsung diserahkan ke pihak keluarga. “Iya benar telah telah ditemukan pada pagi ini,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan Korban terseret ombak ketika sedang berenang saat memisahkan diri dari temannya yang pada saat itu sedang bermain bola di pinggir pantai.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Berita Terbaru