Lahan Penuh, Pemakaman di Cicurug Terpaksa ‘Tumpuk’ Jenazah

Senin, 25 Oktober 2021 - 10:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Tempat Pemakaman Umum (TPU) Astana Gunung yang berada di Kelurahan Cicurug, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi sudah tidak dapat menampung jenazah untuk dimakamkan.

Juru kunci TPU Astana Gunung, Udin Syamsudin (70 tahun), mengatakan TPU tersebut sudah penuh sejak tahun 2017. Meski begitu, pengelola TPU terpaksa mensiasati pemakaman dengan cara lain.

“Kalaupun ada yang mau dimakamkanm itu biasanya ditumpuk dengan makam yang sudah lama. Tapi sesuai izin dari pihak keluarga,” ucap Udin kepada jurnalsukabumi.com, senin (25/10/2021).

Udin menambahkan, hingga saat ini belum ada solusi lain untuk menanggulangi keterbatasan lahan TPU Astana Gunung. TPU tersebut merupakan tanah wakaf dengan luas sekira 1,5 hektare.

Di sisi lain, Udin, sudah bertugas sebagai juru kunci TPU Astana Gunung selama 20 tahun. Penuhnya lahan membuat pemasukan untuk pemeliharaan TPU pun tidak ada.

“Jadi sudah tidak pernah ada lagi jenazah yang dimakamkan di sini, sedangkan biaya perawatan harus tetap berjalan. Sejauh ini untuk perawatan terkadang merogoh kocek sendiri,” tutur Udin.

Udin pun berharap aparat Pemkab Sukabumi, Kecamatan Cicurugm serta pemerintah desa setempat agar memberi perhatian terhadap pemeliharaan di TPU Astana Gunung.

“Sudah hampir 20 tahun saya menjaga makam ini tapi tidak pernah ada perhatian ke saya dari kelurahan atau kecamatan,” katanya.

“Walaupun sudah tidak ada jenazah yang dimakamkan di sini, saya ingin lurah atau camat datang dan memberikan perhatian buat para pengelola,” pungkasnya.

Reporter: Ardi Yakub | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

Dari Padjadjaran Anyar, KNPI Palabuhanratu Ari Awaludin Ajak Pemuda Rawat Tradisi Leluhur
Bukan Sekadar Internet, Pemasang Tiang MyRepublic di Citarik Direspons Positif Warga
Dari Stok 20 Tahun, Cadangan Padi Adat Ciptamulya Diprediksi Tinggal 5 Tahun Usai Kebakaran
2.220 Penerima Manfaat Nikmati Menu Rendang MBG, SPPG Purabaya Neglasari 1 Jaga Kualitas Gizi Anak
Rendang Sapi hingga Jeruk Jadi Menu MBG, 1.649 Siswa Binaan SPPG Antasena Cimahpar-Kalibunder
Bawa Bantuan dan Pesan Kesabaran, Koperasi Bumi Kiara dan Sapu Jagat Hadir di Ciptamulya
GRIB Jaya Sukabumi Turun ke Ciptamulya, Salurkan Bantuan dan Pastikan Siap Bantu Warga Terdampak
Ari Awaludin Pimpin KNPI Palabuhanratu Salurkan Bantuan Korban Kebakaran Ciptamulya

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 21:29 WIB

Dari Padjadjaran Anyar, KNPI Palabuhanratu Ari Awaludin Ajak Pemuda Rawat Tradisi Leluhur

Senin, 27 Juli 2026 - 18:51 WIB

Bukan Sekadar Internet, Pemasang Tiang MyRepublic di Citarik Direspons Positif Warga

Senin, 27 Juli 2026 - 10:37 WIB

Dari Stok 20 Tahun, Cadangan Padi Adat Ciptamulya Diprediksi Tinggal 5 Tahun Usai Kebakaran

Senin, 27 Juli 2026 - 08:59 WIB

2.220 Penerima Manfaat Nikmati Menu Rendang MBG, SPPG Purabaya Neglasari 1 Jaga Kualitas Gizi Anak

Senin, 27 Juli 2026 - 08:57 WIB

Rendang Sapi hingga Jeruk Jadi Menu MBG, 1.649 Siswa Binaan SPPG Antasena Cimahpar-Kalibunder

Berita Terbaru