Warga Harapkan Perbaikan Akses Jalan Bojonggenteng-Kalapanunggal 

Senin, 18 Oktober 2021 - 16:26 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Warga mengharapkan perbaikan ruas jalan utama yang menghubungkan Kecamatan Bojonggenteng dan Kalapanunggal. Jalan tersebut kondisinya rusak, setidaknya selama tiga tahun terakhir.

Kondisi jalan benar-benar membutuhkan perbaikan. Aspalnya sudah mengelupas, di beberapa titik juga terdapat jalan bergelombang serta lubang yang cukup dalam untuk dilalui kendaraan.

Adapun panjang ruas jalan yang rusak sekira 5 kilometer. Di malam hari, jalanan tersebut juga minim penerangan.

“Saya setiap hari lewat sini kalau mau berangkat kerja, dan apabila pulang malam sepanjang jalan tepat masuk Desa Berekah, kondisinya gelap karena kurangnya penerangan jalan,” ucap Dera Rama (30) pengguna jalan, Senin (18/10/2021).

Dera mengharapkan pemerintah daerah secepatnya memperbaiki  jalan tersebut. Juga memasang penerangan agar warga yang menggunakan jalan tersebut bisa nyaman dan aman.

“Soalnya rawan kecelakaan. Apalagi kalau malam hari,” cetusnya.

Sementara itu, Kepala Desa Berekah, Kecamatan Bojonggenteng, Andriansyah, mengungkapkan,  sepanjang 2,5 kilometer ruas jalan Bojonggenteng-Kalapanunggal berada di wilayahnya. Andriansyah mengaku sudah mengajukan perbaikan jalan kepada Pemda Kabupaten Sukabumi pada tahun 2019.

“Saya sudah mengajukan perbaikan jalan tersebut dari 2019, janji pihak PU waktu itu akan diperbaiki 2020 menggunakan DAK. Tapi sampai sekarang belum ada realisasinya,” kata Andriansyah.

Ia mengatakan,  pada 2019 pernah ada penambalan jalan. Sayangnya hasil penambalan jalan hanya bertahan sekitar empat bulan.

“Saya dan warga masyarakat berharap pemda segera memperbaiki dan bisa kerjasama dengan memanfaatkan CSR Star Energy, karena tiap hari mobil karyawan star energi itu melewati jalan tersebut. Kemudian akses ini juga merupakan akses utama warga masyarakat di tiga Kecamatan yakni Bojonggenteng, Kalapanungal, kabandungan,” ucapnya.

Sambung Andriansyah pihaknya pun sejak tahun 2018 sudah memasukkan rencana pembangunan jalan di dalam RKPDES on line dan SIPdes. Tapi sampai sekarang belum ada realisasi dari pemda.

“Mudah-mudahan segera diperbaiki oleh pemda karena selain jalan rusak saluran drainase, gorong – gorong dan TPTnya pun hancur,” tegas andri.

Reporter: Ifan | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

Pengemudi Toyota Rush Penabrak Lima Pejalan Kaki di Parungkuda Diamankan Polisi
Asep Japar Sah Nahkodai DPD Golkar Kabupaten Sukabumi 2025–2030
Pria Tertemper KA Pangrango di Parungkuda Alami Luka di Kepala
Dulu Susah Air, Kini 60 KK dan Siswa SDN Cikole Nikmati Manfaat Sumur Bor TMMD
Pesan Prabowo di Rakornas TPAKD 2026, Bupati Sukabumi Ikuti Penguatan Akses Keuangan
Hari Santri 2026, Bupati Sukabumi Dorong Santri Kuasai Teknologi Tanpa Kehilangan Tradisi Pesantren
Serangan Lalat dan Bau Tak Kunjung Hilang, Warga Nagrak Desak Tutup Permanen
Banner Klaim Tanah Milik Salim Membentang di Pasar Palabuhanratu, Ahli Waris Muncul Bawa Dokumen Lama

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Pengemudi Toyota Rush Penabrak Lima Pejalan Kaki di Parungkuda Diamankan Polisi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:25 WIB

Asep Japar Sah Nahkodai DPD Golkar Kabupaten Sukabumi 2025–2030

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:25 WIB

Dulu Susah Air, Kini 60 KK dan Siswa SDN Cikole Nikmati Manfaat Sumur Bor TMMD

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Pesan Prabowo di Rakornas TPAKD 2026, Bupati Sukabumi Ikuti Penguatan Akses Keuangan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:36 WIB

Hari Santri 2026, Bupati Sukabumi Dorong Santri Kuasai Teknologi Tanpa Kehilangan Tradisi Pesantren

Berita Terbaru