Cakupan Vaksinasi Jadi Indikator Penurunan Level PPKM di Kabupaten Sukabumi

Jumat, 15 Oktober 2021 - 22:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi Sekaligus Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 gencar menargetkan percepatan vaksinasi di seluruh puskesmas agar Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 bisa menurun.

Percepatan tersebut mengingat adanya indikator vaksinasi yang digemborkan pemerintah pusat agar PPKM di masing-masing daerah dapat turun ke level lebih rendah bila pencapaiannya di atas 50 persen.

“Percepatan vaksinasi di Kabupaten Sukabumi karena penentuan level, baik indikator transmisi maupun kapasitas respon memang sudah di level 1, tapi indikator untuk penentuan level ditambah indikator vaksinasi maka pencapaian vaksinasi total keseluruhan baru mencapai 30 persen,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Harun Alrasyid kepada jurnalsukabumi.com, Jumat (15/10/2021).

Lebih lanjut Harun menjelaskan, untuk bisa turun dari Level 3 ke Level 2, cakupan vaksinasi dosis pertama daerah tersebut harus mencapai 50 persen dan cakupan vaksinasi kelompok masyarakat lanjut usia (lansia) harus mencapai 40 persen. Sedangkan untuk bisa turun dari Level 2 ke Level 1, cakupan vaksinasi dosis pertama harus mencapai 70 persen dan cakupan vaksinasi lansia harus mencapai 60 persen.

“Sedangkan harus bertahan di level 2 saja kita harus bisa tercapai 50 persen dari total sasaran vaksin kemudian 40 persen dari sasaran lasnsia. Namun kita ingin mempercepat pencapaian pasien tersebut dengan tagline pekan vaksinasi covid-19. kemudian nanti apabila juga tidak tercapai kita akan mengadakan satu program inovasi yang disebut dengan bulan vaksinasi covid-19 di Kabupaten Sukabumi,” terangnya.

Menurut Kadis, pencapaian target cakupan vaksinasi tersebut sangat penting karena vaksinasi telah terbukti menekan risiko keparahan dan kematian jika terpapar Covid-19, terutama bagi para lansia. Sehingga besok hari seluruh puskesmas fokus terhadap vaksinasi lansia.

“Pencapaian besok kita lebih diprioritaskan bagi pencapaian untuk vaksinasi lansia. Kenapa untuk lansia didahulukan karena angka kematian untuk lansia ini terutama yang berumur 60 tahun keatas angka kematiannya memang cukup tinggi ada di angka 12%,” tuturnya.

Ketua satgas itu optimis, dengan cara bekerja sama dengan stakeholder terkait seluruh target yang di tetapkan dapat tercapai. Tidak hanya itu, dirinya pun berpesan segeralah mengikuti vaksinasi di setiap wilayah masing-masing agar percepatan vaksinasi dapat terwujud.

“Ya kalau kita di lapangan harus tetap optimis dong, Masa harus pesimis kalau pun tercapai atau tidak yang diwajibkan itu usahanya ya, kalau hasil nggak perlu wajib tapi kita udah upaya,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
BPBD Sukabumi Siapkan Mahasiswa IPB Jadi Perpanjangan Tangan Edukasi Kebencanaan di Sekolah
Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan
Jangan Bangga dengan UNESCO, Wisata Sukabumi Perlu Sentuhan Nyata
RSUD Sekarwangi Kini Punya Cath Lab, Pasien Serangan Jantung Tak Lagi Harus Dirujuk ke Luar Sukabumi
Grundfos Foundation Bersama Wafaa Indonesia Resmikan Fasilitas Air Bersih dan Air Minum di Sukabumi
Disandingkan dengan Foto Orang Hilang, Akhirnya Misteri Kerangka di Sagaranten Terungkap

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:12 WIB

Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak

Kamis, 16 Juli 2026 - 22:33 WIB

Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:42 WIB

BPBD Sukabumi Siapkan Mahasiswa IPB Jadi Perpanjangan Tangan Edukasi Kebencanaan di Sekolah

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:44 WIB

Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:15 WIB

RSUD Sekarwangi Kini Punya Cath Lab, Pasien Serangan Jantung Tak Lagi Harus Dirujuk ke Luar Sukabumi

Berita Terbaru