JURNALSUKABUMI.COM – Karang Taruna Kota Sukabumi memperingati hari Karang Taruna ke 61 yang jatuh setiap tanggal 26 September. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Dinas Sosial Kota Sukabumi.
Pada kesempatan itu juga dilakukan pelantikan pengurus Karang Taruna tingkat kecamatan.
” Pada momen HUT Karang Taruna dan pelantikan Karang Taruna tingkat kecamatan ini harapannya mampu mengakselerasi pembangunan kesejahteraan sosial,” ujar Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi kepada wartawan.
Lanjut dia, Karang Taruna bagian tidak terpisahkan dari pemerintahan khususnya dalam percepatan pembangunan.
Sebab, lanjut dia, pembangunan harus berjalan dengan semangat kolaborasi dan sinergitas. Sehingga pemerintah membangun perangkat diantaranya Karang Taruna yang menjadi daya ungkit pembangunan kesejahteran sosial
”Karang Taruna pelopor penggerak peningkatan kesejahteraan dan momen ini memotivasi bagi karang taruna bergerak melakukan percepatan pembangunan khususnya di bidang kesejahteraan sosial,” ungkap Fahmi.
Lebih jelas dia, Amanat yang diemban pengurus karang taruna terbatas hanya lima tahun, maka maksimalkan waktu untuk percepatan pembangunan dan memaksimalkan kebaikan.
Kondisi saat ini berbeda karena pandemi di mana tingkat kesulitan bukan hanya kesehatan, pendidik tapi kompleks. Sehingga dibutuhkan personel Karang Taruna tangguh, kuat dan adaftif serta dinamis.
“Karang taruna juga jadi garda terdepan percepatan vaksinasi, karena masih ada warga yang belum divaksin. Nantinya bersama aparat RT RW hingga lurah berkolaborasi dalam percepatan vaksinasi,” jelasnya.
Ketua Karang Taruna Kota Sukabumi Raden Koesoemo Hutaripto mengatakan, momen HUT Karang Taruna ditandai dengan mengaktifkan karang taruna di kecamatan selain itu siap mendukung program pemerintah.
” Tolong jaga amanah, marwah dan kehormatan karang taruna serta bersinergis dengan aparat di wilayah baik camat dan lurah,” kata dia.
Tujuan Karang Taruna ikut serta dalam kegiatan sosial misalnya pelayanan kesehatan dengan ambulans dan kebencanaan. Selain itu kegiatan sosial lainnya di masyarakat.
Reporter: Rizky Miftah | Redaktur: Mohammad Noor












