Lima Korban Selamat Terbakarnya KM Hentri GT 195 di Maluku Tiba di Sukabumi

Sabtu, 25 September 2021 - 21:40 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Lima orang korban selamat kecelakaan laut di Perairan Maluku Utara tiba di Sukabumi, setelah dijemput di Kantor Karantina Ikan Bandara Soekarno Hatta Jakarta, Sabtu (25/09/2021).

Pantauan jurnalsukabumi.com, kelima korban dijembut menggunakan mobil bus milik Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dengan plat nomor B 7435 PPA dan tiba
sekira pukul 18.13 WIB di Halaman Kantor Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi.

Kedatangan mereka disambut Wakil Bupati Sukabumi, Iyos Somantri berikut keluarga korban. Adapun, kelima korban selamat ini yakni, Ardian Rahman (29) dan Pramudya (25) asal Sekarwangi Cibadak, Asep Suryana (22) warga Mekarasih Simpenan dan tinggal di Warungkiara.

Sementara dua korban dari luar Sukabumi yang sekaligus dilakukan penjemputan yakni, LA Astri (30) asal Binongko Taipabu Buton dan Hengki Kurniawan (39) asal Grogol Jakarta Barat.

“Alhamdulilah proses penjemputan berjalan dengan lancar. Penjemputan langsung oleh Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kecamatan Cibadak berikut Anggota DPR RI Fraksi PKS, dr. H. Slamet,” ujar Camat Cibadak, Lesto Rosandi.

Ia menjelaskan, kelima Anak Buah Kapal (ABK) KM Hentri GT 195 yang selamat, langsung dijemput di Bandara Soekarno Hatta Jakarta. Penjemputan tersebut menyusul setelah operasi pencarian korbanĀ pada 3 September 2021 lalu, resmi ditutup oleh Basarnas Ambon, Selasa (21/9/2021) kemarin.

“Hari ini ABK langsung diantar ke kediamannya masing-masing. Kendati pencarian yang lainnya sudah dihentikan kita berharap ada keajaiban dan mereka selamat,” kata Lesto.

Sebelumnya, kejadian kebakaran ABK Kapal Motor (KM) HENTRI GT 195 terjadi pada Jumat 3 September 2021 pukul 04.00 WIB di Perairan Maluku Utara. Dikabarkan, 19 orang nelayan asal Kabupaten Sukabumi menjadi korban kecelakaan laut di Perairan Maluku Utara dan 5 orang dikabarkan selamat.

Reporter: Eman SulaemanĀ | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Tegaskan Arahan KDM, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Disidak
Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang
Identitas Mayat di Bawah Tol Bocimi Belum Terungkap, Kaos Barong Jadi Petunjuk Utama
30 Persen Saluran Rusak, Petani di Palabuhanratu Hadapi Ancaman Gagal Produksi
Pohon Beringin Puluhan Tahun di SMAN 1 Cicurug Tumbang, 12 Kendaraan Tertimpa
Hujan Angin Kencang Rusak SMPN 2 Cicurug, 8 Ruangan Terdampak
Temuan Mayat di Bawah Tol Bocimi Gegerkan Warga Ciambar
Warga Nagrak Meregang Nyawa di Dalam Sumur

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Tegaskan Arahan KDM, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Disidak

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:57 WIB

Identitas Mayat di Bawah Tol Bocimi Belum Terungkap, Kaos Barong Jadi Petunjuk Utama

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:51 WIB

30 Persen Saluran Rusak, Petani di Palabuhanratu Hadapi Ancaman Gagal Produksi

Rabu, 30 September 2026 - 19:53 WIB

Pohon Beringin Puluhan Tahun di SMAN 1 Cicurug Tumbang, 12 Kendaraan Tertimpa

Berita Terbaru