JURNALSUKABUMI.COM – Ruas jalan Palabuhanratu mengalami amblas yang cukup besar di beberapa ruas. Sistem buka tutup arus pun diberlakukan, pengendara diimbau lebih berhati-hati.
Jalanan amblas tersebut setidaknya terjadi di empat titik. Masing-masing berada di Kecamatan Cikembar, Warungkiara, Bantargadung, dan Palabuhanratu.
Total panjang ruas jalan yang amblas mencapai sekira 50 meter.
“Beberapa titik terjadi amblas atau longsor, jadinya pada saat melintas. Harus diberlakukan buka tutup karena memakan setengah bahu jalan,” ujar pengguna jalan, Asep Surahman (34) kepada jurnalsukabumi.com, Rabu (8/9/21).
Menurut ia, rusaknya jalan itu berdampak bagi para pengendara. Sebab, masyarakat yang melintas harus ekstra hati-hati apalagi pada saat malam hari.
“Takut juga kalo misalnya yang dari jauh enggak tau medan jalan, karena yang amblasnya itu pada titik dimana tidak ada penerangan. Tapi untungnya ada masyarakat yang membantu buka tutup jalan,” terangnya.
Diketahui ruas jalan tersebut memang sering terjadi amblas terlebih saat curah hujan tinggi. Tembok penahan tanah (TPT) sering tergerus.
“Memang sering di titik itu, apalagi yang dekat perkebunan Citimu, Desa Tonjong, Kecamatan Palabuhanratu, belum juga selesai sudah tergerus lagi, gak tahu kontur tanah yang labil atau pekerjaannya yang kurang teliti,” tandasnya.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Mohammad Noor












