Warga Nanggeleng Jadi Korban Hipnotis, Emas 53 Gram dan Uang Tunai Raib

Rabu, 1 September 2021 - 17:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Seorang warga Kota Sukabumi jadi korban perampokan dengan modus hipnotis. Akibatnya emas 53 gram, handphone, hingga uang tunai sebesar Rp 3,5 Juta raib.

Informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa itu terjadi pada Senin (30/08/21) lalu di jalan, RE Martadinata, di depan Toko Kue Purimas, Kelurahan Gunungparang, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi.

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sy Zainal Abidin, membenarkan Ikhwal peristiwa yang menimpa korban berinisial EF warga Nanggeleng Kecamatan Citamiang Kota Sukabumi ini.

“Ya, betul kejadian nya pada hari Senin kemarin. Awal mula pelaku berpura-pura menayakan alamat membujuk korban dengan tipu muslihat sehingga korban mengikuti ajakan atau arahan yang diperintahkan oleh pelaku sehingga korban memberikan barang berharga miliknya,” kata dia dalam rilis yang diterima oleh Jurnalsukabumi.com.

Korban saat itu sedang jalan kaki di sekitar Jalan  RE Martadinata. Tiba-tiba dihampiri pelaku yang dikatahui berjumlah dua orang. Kemudian langsung menepuk punggung dan mengajak salaman kepada korban.

Setelah korban terpengaruh oleh pelaku. Korban tersebut akhirnya mau mengikuti permintaan pelaku diajak untuk menaiki kendaraan Toyota Avanza bernopol F-1865-WZ warna silver yang dikemudikan oleh pelaku.

“Setelah dibawa ke mobil. Disanalah pelaku langsung melancarkan aksinya, dengan menggasak semua barang-barang korban, seperti perhiasan emas jika di total kan sebanyak 50 Gram, Handphone dan uang tunai,” kata Zainal.

Lanjut Zainal, aksi pelaku pun tidak terhenti sampai disitu. Korban yang sudah dibawah pengaruh hipnotis. Akhirnya diminta pelaku untuk mendatangi kediamannya di Jalan Pasir Makmur Nanggeleng Kota Sukabumi. Untuk kembali membawa barang berharga yang disimpan dirumah korban. Seperti, surat-surat emas dang uang yang disimpan di ATM milik korban.

“Selanjutnya menuju mesin atm BRI korban melakukan penarikan uang dan menyerahkan uang sebesar Rp.1,5 juta. Kemudian korban di ajak menuju rumah korban di suruh untuk mengambil surat – surat emas yang barangnya sudah di serahkan kepada pelaku sebelumnya,” jelasnya.

“Hingga dari rumah korban selanjutnya di ajak untuk ke arah Jl. otista kembali dan tepatnya di depan Indomart korban diminta untuk membelikan roti untuk pelaku dan korban dikasih uang oleh pelaku sebesar Rp. 50ribu, setelah korban turun dari kendaraan membeli roti para pelaku meninggalkan korban dengan membawa uang serta barang berharga milik korban,” sambungnya.

Dia menambahkan. Akibat kejadia itu pihaknya berhasil meringkus pelaku yang berinisial, AS ALS K (41) tahun yang merupakan warga Jalan KH Saleh Perum Pandanjaya Residence Blok AA 27 RT. 06/01 Desa Sindangasih Kecamatan Karangtengah Kabupaten Cianjur dan barang bukti satu unit mobil Toyota Avanza. Sedangkan tersangka berinisial D.I Als I saat ini masih dalam pengejaran polisi.

“Ya tersangka berjumlah 2 orang, sudah kita amankan 1 orang dan 1 orang lagi masih DPO. Terkait kasus ini sudah ditangani oleh Polsek Cikole Polres Sukabumi Kota,” tandasnya.

Reporter: Rizky Miftah | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Berita Terbaru