Bantuan Kemanusiaan Kian Mengalir untuk Bayi Terlahir Anensefali di Sukabumi

Minggu, 29 Agustus 2021 - 13:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kediaman Mudrikah (25) dan Mitasari (27) warga Kampung Gununggedogan RT. 20/ 04, Desa Panumbangan, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, kian ramai didatangi oleh para tamu yang berasal dari warga setempat, pejabat daerah, serta perwakilan lembaga sosial dan swadaya masyarakat.

Kedatangan mereka untuk memberikan bantuan kepada orang tua bayi atas musibah yang dialami anak pertama mereka bernama Neng Syifa yang baru berumur tiga hari. Bayi malang yang lahir melalui operasi caesar itu, diketahui tidak memiliki tempurung kepala sejak lahir atau Anensefali. Sehingga bagian isi kepala bayi tersebut, bisa dilihat dengan mata telanjang.

Hal tersebut disampaikan, Kepala Desa Panubangan, Lalan Jaelani atau biasa disapa Lani kepada jurnalsukabimi.com, melalui aplikasi pesan WhatsApp, Minggu (29/8/2021).

“Masyarakat yang mendengar kabar duka tersebut, berduyun-duyun mendatangi kediaman Mudrikah dan Mitasari untuk memberikan bantuan. Sekaligus memberikan dorongan moril agar mereka tabah menerima musibah ini,” kata Lani.

Di samping donasi dari warga setempat, bantuan juga datang dari Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi, Bank Jabar Banten (BJB), Jabar Quick Respons dan beberapa lembaga lain yang ikut berempatik kepada nasib bayi tak berdosa itu.

Pemdes Panumbangan jelasnya, sudah terlibat sejak proses awal keberangkatan ke rumah sakit untuk mengikuti perjalanan pasien hingga naik meja operasi sampai kembali lagi ke rumah. Tidak sampai di situ lanjut dia, pihaknya akan terus membantu keluarga itu, sampai bayi tersebut mendapatkan penanganan medis secara optimal.

“Kami akan terus mendukung dan membantu mereka sampai ada keputusan final. Bahwa ananda Neng Syifa, bisa disembuhkan dan diselamatkan nyawanya. Kami akan membantu dari sisi akomodasi selama proses pengobatan berjalan. Saya minta doa dari semua warga masyarakat, agar semua berjalan lancar,” ujarnya.

Reporter: Usep | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Pemkab Sukabumi Susun RKPD 2027 Berbasis Usulan Desa dan Kecamatan
Rakorwasda 2025, Wabup Tekankan Pengawasan Internal sebagai Instrumen Penting Pemerintahan
DKP Kabupaten Sukabumi Gencarkan Sosialisasi Pola Makan B2SA
Polisi Olah TKP di Cisaat, Korban Tewas Tertabrak KA Diduga Sengaja Rebahkan Diri
Duel 4 Pelajar SMP di Surade, Pihak Sekolah Beri Klarifikasi 
Ngaku-ngaku Petugas PKH, Pria Tukang Tipu Ditangkap Polisi di Kalapanunggal Sukabumi
Susul Dua Anak Buahnya, Kadis LH Jadi Tersangka
Sekda dan Yayasan Suku Raga Bahas Penguatan Literasi dan Pendidikan Karakter

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 19:55 WIB

Pemkab Sukabumi Susun RKPD 2027 Berbasis Usulan Desa dan Kecamatan

Kamis, 18 Desember 2025 - 13:56 WIB

Rakorwasda 2025, Wabup Tekankan Pengawasan Internal sebagai Instrumen Penting Pemerintahan

Senin, 10 November 2025 - 18:29 WIB

DKP Kabupaten Sukabumi Gencarkan Sosialisasi Pola Makan B2SA

Kamis, 2 Oktober 2025 - 14:19 WIB

Polisi Olah TKP di Cisaat, Korban Tewas Tertabrak KA Diduga Sengaja Rebahkan Diri

Kamis, 2 Oktober 2025 - 14:14 WIB

Duel 4 Pelajar SMP di Surade, Pihak Sekolah Beri Klarifikasi 

Berita Terbaru

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777