JURNALSUKABUMI.COM – Inspektur III pada Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan Kejaksaan Agung (Kejagung), Firdaus Dewilmar melakukan kunjungan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Sukabumi, Kamis (26/8/2021).
Dalam kunjungannya langsung disambut oleh Kajari Kabupaten Sukabumi, Bambang Yunianto berikut para Kepala Seksi dan Jaksa.
“Kami ingin memastikan seluruh produk yang dikeluarkan oleh masing-masing bidang itu bebas dari korupsi. Kita juga ingin melihat bagaimana bentuk pelayanan Kejari Kabupaten Sukabumi pada masyarakat,” kata Firdaus kepada wartawan.
Dirinya pun menyampaikan kisi-kisi sesuai rencana kerja Presiden Jokowi dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024. Salah satunya adalah diminta Kementerian Lembaga untuk melaksanakan reformasi birokrasi.
“Jaksa Agung, para Jaksa Muda, Kajati dan Kajari sudah melaksanakan reformasi birokrasi di lingkungan Kejaksaan RI dengan cara membangun Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM),” jelas Firdaus.
Kemudian masih kata dia, periode Agustus sampai Oktober, seluruh Kejari dan Kejati maupun bidang-bidang di Kejagung akan mempersiapkan ZI menuju WBK WBBM dan akan dinilai oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB).
“Untuk itu, kunjungan ini sekaligus ingin melihat kesiapan Kejari Kabupaten Sukabumi untuk dinilai oleh Menpan RB untuk mendapat predikat ZI menuju WBK WBBM,” paparnya.
Firdaus juga meminta kepada Kejari Kabupaten Sukabumi untuk segera mensosialisasikan protokol kesehatan dan program vaksin walaupun masih dalam susasana PPKM. Agar pandemi Covid-19 bisa turun menjadi pandemi dan ekonomi tetap tumbuh.
“Tentu diharapkan teman-teman di kejaksaan dapat berbaur bersama dengan satgas Covid-19 dimana bapak Bupati sebagai komandannya,” tutup Firdaus.
Sementara itu, Kajari Kabupaten Sukabumi, Bambang Yunianto menambahan, sangat mengapresiasi atas kunjungan yang dihelat saat ini. Sebelumnya, Kejari Kabupaten Sukabumi diusulkan untuk mendapat predikat WBK dan saat ini penilaian sudah masuk ke tahap Menpan RB.
“Kedatangan tamu dari Kejagung kesini untuk melihat kesiapan program-program termasuk tupoksi kita apakah dilaksanakan sesuai ketentuan atau tidak. Terutama terkait dengan pembangunan ZI menuju WBK,” sambungnya.
Reporter: Ifan | Redaktur: Ujang Herlan












