JURNALSUKABUMI.COM – Sejumlah wilayah aliran air Perumda Air Minum Tirta Jaya Mandiri (AM TJM) Kabupaten Sukabumi terhambat sudah tiga hari terakhir ini, Rabu (04/08/2021).
Keterhambatan pasokan air tersebut dirasakan di wilayah Cabang Parungkuda dan Cibadak khususnya. Dalam menanggulangi persoalan itu, Perumda AM TJM mengambil langkah perbaikan intens serta pengiriman pasokan air secara bergilir.
Direktur Utama AM TJM Kabupaten Sukabumi Kamaludin Zen melalui Kepala Bagian Hubungan Langganan Perumda AM TJM Kabupaten Sukabumi, Rita Fesani Latif mengatakan, hal tersebut dikarenakan ada relokasi jalur pipa sepanjang 200 meter juga terjadi kebocoran pipa 250 milimeter di kawasan Pasirdoton Kecamatan Cidahu pada Senin 2 Agustus 2021 kemarin.
“Permohonan maaf kami sampaikan sebesar-besarnya kepada pelanggan. Kita sudah perbaiki jalur dan mengirim pasokan air melalui tujuh armada tangki kapasitas 4000 dan 5000 liter air,” ujarnya saat dihubungi jurnalsukabumi.com.
Rita menjelaskan,selama dua hari ini pihaknya sudah menyalurkan air sebanyak kurang lebih 144 ribu liter di wilayah Cabang Parungkuda dan Cibadak.
“Kita siapkan tiga armada tangki dan tambahan dari BPBD 2 unit, PMI 1 unit dan 1 lagi dari Dinas Sosial,” jelasnya.
Terpisah, Tuti Herawati warga Perum Bukit Randu Asri, khususnya Blok K RT. 07/ 22, Kelurahan/Kecamatan Cibadak megaku sudah mendapatkan giliran bantuan pasokan air di wilayahnya.
“Sudah dua hari air mati. Ya, dengan adanya bantuan pasokan air langsung ke rumah-rumah warga ini sangat dinantikan dari kemarin,” singkatnya.
Redaktur: Ujang Herlan












