Polres Sukabumi Salurkan Bantuan, Rifandi Beberkan Alasan Aksi Nekatnya!

Minggu, 18 Juli 2021 - 19:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Polres Sukabumi melalui Polsek Cicurug memberikan bantuan langsung kepada Muhammad Rifandi (23), pedagang asal perumahan Mekarsari Permai RT. 03/08, Desa Mekarsari, Minggu (18/07/2021).

Kapolsek Cicurug, Kompol Parlan mengatakan, bantuan tersebut diberikan untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat mengenai aturan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dan menyisir pedagang yang terdampak akibat kebijakan tersebut.

“Bantuan ini salah satunya untuk Rifandi pedagang Kebab dan Es Jelly. Kita langsung menyambangi kediamannya tadi,” ujarnya kepada jurnalsukabumi.com.

Hanya saja kata Parlan, mengenai munculnya informasi pembubaran pedagang itu sama sekali tidak dibenarkan. Sebab, dalam aturan PPKM Darurat sendiri sifatnya hanya berbentuk sosialisasi dan imbauan.

“Kita dari Kepolisian tidak pernah membubarkan atau menutup paksa pedagang yang sedang berjualan. Tapi kita hanya meminta kepada para pedagang, ketika berjualan jangan sampai menimbulkan kerumunan dan mengimbau untuk tidak makan di tempat,” jelasnya.

Ia berharap, bantuan paket sembako yang diberikan setidaknya bisa membantu perekonomian para pedagang. “Semoga sedikit bantuan ini dapat meringankan mereka,” harapnya.

Sementara itu, Muhammad Rifandi setelah menerima bantuan mengatakan jika dirinya sangat berterima kasih kepada Polres Sukabumi dan Kapolsek Cicurug yang telah mendengar keluhan dirinya.

Rifandi, pedagang asal Cicurug tengah merawat ibunya yang tengah terbaring sakit, Minggu (18/07/2021). Foto: Ifan/jurnalsukabumi.com

“Allhamdullilah, keluhuan saya yang kemarin disampaikan sudah didengar oleh para pejabat, terkhusus kepada Kapolsek Cicurug, saya sangat berterima kasih,” kata Rifandi.

Aksi kekecewann di depan Pasar Semi Modern (PSM) Cicurug yang dilakukannya kemarin itu kata dia, bukan tidak ada alasan, akan tetapi setelah memasuki PPKM Darurat perekonomiannya dirasakan kian merosot.

“Saya dagang di lapak sewaan yang tak jauh dari rumah Rp400 ribu per bulan. Selama memasuki PPKM pengahsilan menurun dari Rp120 ribu per hari kini paling Rp 20-30 per hari,” kata Rifandi, anak keenam dari sembilan bersaudara itu.

Lanjut anak dari pasangan suami istri, Ade Yayat Suryati (52) dan Suleman Fedro (62) itu mengaku, penghasilan yang didapatkan ia kumpulkan untuk modal dagangannya kembali. Belum, dibagi untuk ibu yang sedang sakit. Tak hanya itu, ia pun harus membantu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarganya.

“Jujur, aksi nekat kemrin dengan membawa papan kekecewaan aturan PPKM Darurat ini demi berobat orang tua saya yang sedang sakit dan modal jualan kembali,” keluhnya.

Terlebih, diakui Rifandi dia memang berangkat dari keluarga yang serba kekurangan. Bisa dibayangkan, ayah hanya seorang guru honorer SMA dengan penghasilan Rp 700 per bulan. Belum lagi, biaya tiga adiknya.

“Jadi kalau tidak berdagang otomatis saya bisa bantu apa. Karena, lima kakak saya sebagain sudah berkeluarga,” tandasnya.

Reporter: Ardi/ Ifan | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Fokus Rancang Regulasi, Hergun Minta Kemendagri Bersama Kemensetneg dan BSKDN Rampungkan RPP Desartada dan Penataan Daerah
Disnakertrans Dorong Perlindungan Pekerja SPPG, Ratusan Relawan Diupayakan Masuk BPJS
ABPEDNAS Cetak Sejarah, Raih 100 Ribu Anggota Bertepatan Hari Lahir Pancasila 2026
Pancasila di Tengah Tantangan Zaman, Pesan Bupati Sukabumi untuk Generasi Muda
DP3A Sukabumi Dorong Generasi Bebas Diskriminasi Melalui Program Cager
PLN UP3 Sukabumi Salurkan 6 Sapi dan 1 Kambing Kurban, Ribuan Warga Rasakan Manfaat Idul Adha
Membusuk di Pembaringan Selama 31 Tahun, Keluarga Terharu saat Bupati Sukabumi Datang ke Rumah Ahmad Yani
SMSI Dukung ADI Perjuangkan Kelayakan Gaji Dosen

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:40 WIB

Fokus Rancang Regulasi, Hergun Minta Kemendagri Bersama Kemensetneg dan BSKDN Rampungkan RPP Desartada dan Penataan Daerah

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:34 WIB

Disnakertrans Dorong Perlindungan Pekerja SPPG, Ratusan Relawan Diupayakan Masuk BPJS

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:26 WIB

ABPEDNAS Cetak Sejarah, Raih 100 Ribu Anggota Bertepatan Hari Lahir Pancasila 2026

Senin, 1 Juni 2026 - 12:57 WIB

Pancasila di Tengah Tantangan Zaman, Pesan Bupati Sukabumi untuk Generasi Muda

Senin, 1 Juni 2026 - 12:14 WIB

DP3A Sukabumi Dorong Generasi Bebas Diskriminasi Melalui Program Cager

Berita Terbaru