ATM BPBD, Geber Penyemprotan Disinfektan di Wilayah Kota Sukabumi

Kamis, 8 Juli 2021 - 20:27 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sejak Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat oleh Pemerintah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi gencar Aksi Tangguh Melawan (ATM) Covid 19 di wilayah Kota Sukabumi.

“Dengan mengerahkan puluhan Relawan Kemanusian dalam percepatan penanganan bencana non alami Covid-19, salah satu cara yang ditempuh adalah dengan memasifkan penyemprotan disinfektan yang di mulai pagi, siang maupun malam,” kata Imran Kalak BPBD Kota Sukabumi, Kamis (08/7/2021) dalam keteranganya dalam Grup Media Center kepada Wartawan.

Dijelaskan Imran kegiatan tersebut tersebar di beberapa titik di antaranya Kawasan Permukiman, Fasilitas Umum, Gedung Pemerintah serta Pusat keramaian. Langkah ini terpaksa diambil sebagai upaya konkrit melayani masyarakat untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 di lokasi lingkungan masyarakat Kota Sukabumi.

“Berdasarkan data yang diperoleh sampai hari Kamis 8 Juli 2021, Pukul 16:48 WIB, sebanyak 1257 liter cairan telah disemprotkan, dan 2250 bangunan yang menyebar di sejumlah lingkungan perumahan permukiman warga, tempat ibadah, pusat perkantoran, perdagangan tempat pendidikan, terminal, Armada angkutan umum tidak luput dari sasaran penyemprotan cairan disinfektan,” ujarnya.

Selain itu sambung Imran petugas BPBD bersama tim gabungan TNI, POLRI, Satpol PP, Damkar, Dishub, Dinkes, Dinsos dan unsur teknis terkait yang terhimpun dalam Satgas Covid 19 Kota Sukabumi ikut berjibaku membantu penanganan dalam memerangi pandemi ini.

“Targetnya dari aksi penyemprotan cairan disinfektan di tengah PPKM Darurat ini adalah agar penyebaran covid dapat diminimalisir, sehingga mata rantai penyebarannya di lingkungan masyarakat dapat diputus. Artinya dengan langkah ini diharapkan masyarakat dapat terjaga kesehatannya,” jelasnya.

Semoga dengan langkah ini kota Sukabumi tetap Sehat dan tangguh menghadapi Covid 19 serta angka lonjakan terkonfirmasi positif Covid-19 dapat menurun,” tutup Imran.

Reporter: Azis Ramdhani | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

PA GMNI Sukabumi Raya Tegaskan Peran Kritis, Kebijakan Pemerintah Harus Berorientasi pada Rakyat
Dua Pekan MBG di Nagrak Mandek, Korwil BGN Belum Beri Penjelasan!
Peringati Hari Santri Nasional 2026, Hergun Tegaskan Peran Strategis Santri Kawal Pembangunan Bangsa
DLH Sukabumi Tetap Angkut Sampah, 8 Truk Rusak Berat dari Total 54 Armada
Pemilik Kandang Ayam Ngarak Sepakat Ikuti Keputusan Bersama dan Aturan
DLH Butuh 250 Truk Sampah, Masyarakat Diminta Tak Bergantung pada Pengangkutan
Dua Tahun Kepemimpinan Presiden Prabowo, Hergun: Bukti Kerja Nyata untuk Kesejahteraan Rakyat dan Kemandirian Bangsa
Dua Pekan MBG Terhenti di Nagrak, 1.300 Siswa dari Tujuh Sekolah Terdampak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:19 WIB

PA GMNI Sukabumi Raya Tegaskan Peran Kritis, Kebijakan Pemerintah Harus Berorientasi pada Rakyat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Dua Pekan MBG di Nagrak Mandek, Korwil BGN Belum Beri Penjelasan!

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Peringati Hari Santri Nasional 2026, Hergun Tegaskan Peran Strategis Santri Kawal Pembangunan Bangsa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:58 WIB

DLH Sukabumi Tetap Angkut Sampah, 8 Truk Rusak Berat dari Total 54 Armada

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Pemilik Kandang Ayam Ngarak Sepakat Ikuti Keputusan Bersama dan Aturan

Berita Terbaru