Gila! Tergila-gila

Sabtu, 26 Juni 2021 - 06:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Sekretaris PWI Kabupaten Sukabumi, Budi Darmawan (Buda)

Ah Memang Gila, Orang gila di lampu penyeberangan jam dua malam lewat pada saat lampu sedang merah tepat di tengah tengah zebra cross. Begitulah salah satu lirik lagu Iwan Fals yang berjudul Orang Gila.

Boleh jadi kita sering memandang orang gila itu hanya sebatas sampah dan bahan untuk diperolok-olokan. Di sudut pasar, orang gila teriak-teriak semangat juang, memaki-maki koruptor. Sesekali dia takbir.

Di trotoar, orang gila mesem-mesem sambil mengelus-elus gembolanya. Di tong sampah ada lagi orang gila memungut sisa makanan, lalu dimakannya sambil komat-kamit.

Apapaun tingkah orang gila tersebut tetatap saja dipandang gila. Betapa tidak? Sosok orang gila selalu dipandang bak sampah menjijikan. Dengan pakaian kumel dan gembolan lusuhnya, menghalangi kelokan pernak-pernik pemandangan setiap lorong pemandangan kota.

Seakan menjadi buntu hampir seluruh orang termasuk para pemangku kebijakan yang notabene mengaku waras pun nampaknya kehabisan akal mengatasinya. Pikir cepat dari pada kena damprat majikan, diangkutlah manusia dianggap sampah itu ke atas truk dibuangnya di tengah jalan kota tetangga.

Dari kota tetangga pun berfikir demikian. Seakan tak ada habis-habisnya permasalahan ini. Ibarat mengejar bola mengocek lawan tanpa tiang gool.
“Gila itu negara tetangga, seenaknya saja membuang orang gila ke tempat kita. Coba bersihkan lagi terserah kalian,” keluh pejabat tetangga.

Tetangga lainyapun berkeluh sama. “Benar-benar gila!”. Seorang teman datang ke rumah, sambil menemani ngopi. Ia mengatakan, gila para politisi teriak-teriak orasi menjual kemiskinan lalu memakan uang rakyat miliaran rupiah.
Lama bercakap sambil menikmati udara pagi yang sejuk selepas hujan semalam ditemani kopi pekat, kami tak habis membahas orang gila.

“Memang bahasan pagi yang gila. He he he,”. Gila memang, banyak orang tergila-gila tahta jabatan dan kedudukan. Habis duit gila-gilaan. “Si Pulan tuh habis ratusan juta mencalonkan jadi dewan. Temennya lebih gila lagi. Mencalonkan jadi walikota atau kelas bupati habis miliyaran, eh gak kepilih. Sekarang dia beneran jadi gila,” katanya.

Pandemi Covid-19 yang tak tahu kapan berakhir. Lebih dari setahun kasus peningkatannya semakin menggila. Antara fakta dan maya saling tuding menghiasi dinding platform media sosial. Faktanya ada ribuan terpapar di beberapa rumah sakit. Satgas Covid 19 melakukan berbagai cara, penanganan, pencegahan dan pemutusan mata rantai Covid 19.

“Ada faktanya juga di kala covid menggila, beberapa pejabat malah bermain gila. Kok bisa sempat-sempatnya nilep dana Covid?” ujar teman sambil nyeruput kopi hitam yang nyaris tinggal ampasnya.

Berita tentang Covid 19 memang menjemukan. Apalagi adanya kebijakan pembatasan sosial atau lock down. “Alih-alih sebagai bukti tugas, ah cukup bukti swafoto saja membagi masker di jalan. Padahal di pojokan sana banyak orang berkerumun. Yang penting ada bukti foto, cari buktinya penyekatan jalan, masih ada jalan tikus,” ujarnya.

“Biarlah para oknum bermain gila dengan wabah. Toh orang gila sekali pun makan dari tong sampah tak kena wabah. Benar juga orang gila tak merapas hak orang waras,”.

Namun kita sebagai orang yang beriman tentu harus menjaga keimanan. Seperti tidak makan hak orang, tidak memaksa, saling membagi, ikhtiar dan berdo’a. Tentunya akan menjaga kebersihan sebagain dari pada iman.

Menutup obrolan sang teman mengingatkan, “Ini musim gila bola hati-hati nonton jangan pakai emosi, nanti stres imun menurun. Apapun hasilnya yang untung bandar judi bola.” Sambil mengusap kumis yang disinggahi ampas kopi. (*).

Berita Terkait

Disclaimer! Pergeseran Gaya Hidup Modern: Antara Kemudahan Teknologi dan Meredupnya Nilai Tradisional
Proklamasi 17 Agustus 1945 sebagai Sumber Legitimasi Hukum Nasional: Kajian Filsafat Hukum dan Teori Kedaulatan
Di Mata Akademisi, Sosok Yandra Utama Pemuda Berani
Gizi Rakyat atau Gizi Oligarki?
Hari Lahir Pancasila Jadi Momentum Penguatan Semangat Membangun, Ini Pesan Ketua PWI Sukabumi
Dari Game ke Empati: Pengaruh Pembatasan Bermain Game Online terhadap Kecerdasan Emosional Anak
Pesta Babi, Animal Farm, dan Cermin Masa Depan Bangsa
Pelemahan Rupiah dan Mendesaknya Penetapan RUU Migas

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 14:27 WIB

Disclaimer! Pergeseran Gaya Hidup Modern: Antara Kemudahan Teknologi dan Meredupnya Nilai Tradisional

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:25 WIB

Proklamasi 17 Agustus 1945 sebagai Sumber Legitimasi Hukum Nasional: Kajian Filsafat Hukum dan Teori Kedaulatan

Minggu, 28 Juni 2026 - 20:46 WIB

Di Mata Akademisi, Sosok Yandra Utama Pemuda Berani

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:29 WIB

Gizi Rakyat atau Gizi Oligarki?

Senin, 1 Juni 2026 - 11:52 WIB

Hari Lahir Pancasila Jadi Momentum Penguatan Semangat Membangun, Ini Pesan Ketua PWI Sukabumi

Berita Terbaru

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam