Distan Kabupaten Sukabumi Genjot Petani dengan Sekolah Lapangan

Senin, 7 Juni 2021 - 16:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Untuk memaksimalkan hasil pertanian yang berkualitas. Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Sukabumi, luncurkan beberapa starategi yang disosialkan kepadapa kelompok tani. Salah satunya adalah, bimbingan teknis kepada penyuluh dan petani sekolah lapangan.

“Sekolah lapangan atau Good Agriculture Peactice (GAP),  Sekolah lapangan Good Handling Practice (GHP)  dan sekolah lapang Pengendali Hama Terpadu (PHT) serta jenis-jrnis bimtek lainnya,” kata Kadistan Kabupaten Sukabumi, Sudrajat, melalui Seksi Holtikultura Deni Ruslan, Senin (7/6/21).

Selain itu, sambung Deni, penggunaan benih varietas unggul seperti varietas tahan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) dan memiliki potensi produksi yang besar. Lalu pemberian bantuan alat pasca panen seperti terpal, power tresher dan lain-lian untuk menekan angka kehilangan hasil.

Masih Kata Deni, strategi lainnya. Adalah, perbaikan saluran irigasi untuk menjaga ketersediaan air dan mampu mempertahankan Indeks penanaman atau meningkatkannya. Terus mengupayakan dan memotivasi petani agar menggunakan pupuk berimbang.

“Saat ini ada beberapa kendala yang harus dihadapi petani maupun kelompok tani. Namun secara umum petani mengeluh masalah fluktuasi harga dan pemasaran, apalagi di tengah pandemi seperti sekarang ini,” ujarnya

Oleh karena itu Pak Kadis mencanangkan tahun ini seluruh petugas, baik di kantor maupun petugas lapangan agar membantu petani menjadi fasilitator, antara petani dan pasar berupa MoU atau perjanjian kerjasama antara petani dengan offtaker (pasar),” paparnya.

Bahkan tahun ini, lanjut Deni, sudah dilaunching beberapa program seperti itu, di antaranya program closed loop cabe di Kecamatan Sukaraja, MoU antara petani kedelai, ubi kayu, jagung dengan off taker juga sudah dilaksanakan secara bertahap,” imbuhnya.

“Apalagi semua komoditas petanian di Kabupaten Sukabumi ini sangat berpeluang. Mudah-mudahan apa yang sudah dilakukan kami akan semakin meningkatkan hasil pertanian dan ekonomi masyarakat terutama petani,” bebernya.

Reporter: Rualan AG | Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

Dari Sukabumi untuk Indonesia, MAGNET Kembali Menggema dengan EP “Matahari Hati”
Hergun Sampaikan Pesan Sederhana Kunci Rumah Tangga Harmonis di Pernikahan Anton Susanto
Pemkab Sukabumi Tegaskan Respons Cepat Aduan Warga, Keterbukaan Informasi Jadi Prioritas
Hergun Jadi Saksi Nikah Relawan Manuk Dadali, Anton dan Laelatu Resmi Menikah di Parungkuda
Fokus Rancang Regulasi, Hergun Minta Kemendagri Bersama Kemensetneg dan BSKDN Rampungkan RPP Desartada dan Penataan Daerah
Disnakertrans Dorong Perlindungan Pekerja SPPG, Ratusan Relawan Diupayakan Masuk BPJS
ABPEDNAS Cetak Sejarah, Raih 100 Ribu Anggota Bertepatan Hari Lahir Pancasila 2026
Pancasila di Tengah Tantangan Zaman, Pesan Bupati Sukabumi untuk Generasi Muda

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:53 WIB

Dari Sukabumi untuk Indonesia, MAGNET Kembali Menggema dengan EP “Matahari Hati”

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:31 WIB

Hergun Sampaikan Pesan Sederhana Kunci Rumah Tangga Harmonis di Pernikahan Anton Susanto

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:26 WIB

Pemkab Sukabumi Tegaskan Respons Cepat Aduan Warga, Keterbukaan Informasi Jadi Prioritas

Jumat, 5 Juni 2026 - 10:58 WIB

Hergun Jadi Saksi Nikah Relawan Manuk Dadali, Anton dan Laelatu Resmi Menikah di Parungkuda

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:40 WIB

Fokus Rancang Regulasi, Hergun Minta Kemendagri Bersama Kemensetneg dan BSKDN Rampungkan RPP Desartada dan Penataan Daerah

Berita Terbaru