JURNALSUKABUMI.COM – Dalam rangka menggenjot pelayanan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Sukabumi menggelar review program debgan puluhan Kepala UPT kecamata se-Kabupaten Sukabumi, Kamis (03/06/21).
Kegiatan review program yang dihelatnya sendiri di Aula DPPKB Kabupaten Sukavhmi di Jalan Pelabuhan II, Kecamatan Lembursitu, dengan melakukan evaluasi dan peningkatan program dan layanan kepada masyarakat.
Plt Kepla DPPKB Kabupaten Sukabumi Agus Sanusi mengatakan, rapat koordinasi sendiri yakni antara Kepala UPT dan Kasubag, Kabid serta Kasi di lingkungan DPPKB Kabupa Sukabumi ini, dalam rangka review program. Diantaranya, bidang keluarga kependudukan, pembangunan keluarga kependudukan dan keluarga berencana (Bangga Kencana) serta mengikis angka kasus stunting atau anak gagal tumbuh di Kabupaten Sukabumi.
“Salah satu program yang diangkat adalah Pendataan Keluarga 2021 (PK21). Iya, Alhamdulillah pada program PK21 ini dimulai sejak 1 Apri 2021 sampai 31 Mei 2021 dan akan diperpanjang sampai 21 Juni 2021. Iya, jadi diperpanjang dan Kabupaten Sukabumi saat ini baru mencapa 90 persen pada pencapainnya.
Karena dengan adanya pandemi Covid-19, ditambah lagi dengan adanya lebaran kemarin dan hari libur, jadi banyak waktu yang tidak terpakai,” kata Agus Sanusi.
Lebih lanjut Agus menjelaskan, karena Kabupaten Sukabumi baru mencapai 90 persen. Maka dirinya mengaku optimis bahwa Kabupaten Sukabumi akan masuk ke 10 besar di tingkat Provinsi Jawa Barat.
“Tinggal 10 persen lagi. Inysa Allah target itu akan segera tercapai berkat kerja keras dan kerjasama petugas kami di lapangan,” katanya.
Pihaknya menambahkan, dengan adanya rapat koordinasi ini diharapkan para peserta mulai dari Kepala UPT kecamatan se-Kabupaten Sukabumi dan Kasubag, Kabid serta Kasi di lingkungan DPPKB Kabupaten Sukabumi, dapat terus solid dan kompak dalam peningkatan programnya.
“Makanya, dalam rapat ini kami terus memotivasi peserta, khususnya petugas di lapangan agar tetap menjaga soliditas dan solidaritas dalam rangka peningkatan kepada program pemertinah. Apalagi program pusat itu saat ini tengah menggencarkan stunting,” tandasnya. (Adv)












