Dua Anggota Geng Motor Nyambi Edarkan Narkoba di Sukabumi

Senin, 31 Mei 2021 - 13:07 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dua dari tujuh penyalahguna narkoba yang berhasil diciduk jajaran Satnarkoba Polres Sukabumi Kota ditengarai sebagai anggota geng motor. Hal itu terungkap dalam konferensi pers Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sumarni, Senin (31/05/2021).

Ketujuh tersangka, termasuk dua geng motor, ditangkap dalam rentang waktu sepekan di lokasi berbeda. Dari tangan mereka, polisi menyita barang bukti narkoba dari berbagai jenis. Di antaranya sabu seberat 17,34 gram, ganja 29.64 gram, psikotropika atau obat – obatan keras lainnya terdiri dari hexymer 25 butir, tramadol 679 butir, dan rixlona sebanyak 3 butir.

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sumarni memperlihatkan sejumlah barang bukti dari penangkapan tujuh tersangka.

Ketujuh tersangka itu antara lain RMM (27), DCF (23), GK (31), HD (23), TH (23), TM (46), dan MA (26). Lokasi penangkapan mereka tersebar, di antaranya di Kecamatan Warudoyong, Cisaat, Sukaraja, dan Cikole.

“Dalam kurun waktu satu minggu, kami berhasil meringkus sebanyak tujuh tersangka penyalahgunaan narkoba dari lima pengungkapan kasus,” kata Sumarni.

Dari pengungkapan kasus tersebut, sambung Sumarni, mereka ada yang berperan sebagai kurir, penjual hingga pengguna narkoba. Dari tujuh tersangka itu, dua di antaranya merupakan anggota geng motor.

“RMM dan DCF mengaku sebagai kelompok geng motor yang meremehkan masyarakat,” jelasnya.

Adapun modus tersangka, lanjut Sumarni, masih menggunakan sistem lama. Yakni dengan cara narkoba di tempel di suatu tempat, lalu transaksinya via transfer.

“Adapun modus nya ditransfer dan sistem tempel. mereka beraksi ada yang baru 1 bulan dan 1 tahun. Mereka sudah kita tahan dan sudah dilengkapi berkasnya tunggal kita limpahkan,” tuturnya.

Akibat perbuatannya, kesembilan tersangka terancam dijerat 111 ayat 1 112 (2), 114 (1) 114 (2) UU RI Nomor 35/2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Reporter: Rizky Miftah | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

Pengemudi Toyota Rush Penabrak Lima Pejalan Kaki di Parungkuda Diamankan Polisi
Asep Japar Sah Nahkodai DPD Golkar Kabupaten Sukabumi 2025–2030
Dugaan Pengalihan Yayasan Picu Sengketa Dapur MBG Nagrak Utara III, Mutiara Qolbu Tempuh Jalur Hukum
Pria Tertemper KA Pangrango di Parungkuda Alami Luka di Kepala
Dulu Susah Air, Kini 60 KK dan Siswa SDN Cikole Nikmati Manfaat Sumur Bor TMMD
Pesan Prabowo di Rakornas TPAKD 2026, Bupati Sukabumi Ikuti Penguatan Akses Keuangan
Hari Santri 2026, Bupati Sukabumi Dorong Santri Kuasai Teknologi Tanpa Kehilangan Tradisi Pesantren
Serangan Lalat dan Bau Tak Kunjung Hilang, Warga Nagrak Desak Tutup Permanen

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Pengemudi Toyota Rush Penabrak Lima Pejalan Kaki di Parungkuda Diamankan Polisi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:25 WIB

Asep Japar Sah Nahkodai DPD Golkar Kabupaten Sukabumi 2025–2030

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:46 WIB

Dugaan Pengalihan Yayasan Picu Sengketa Dapur MBG Nagrak Utara III, Mutiara Qolbu Tempuh Jalur Hukum

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:25 WIB

Dulu Susah Air, Kini 60 KK dan Siswa SDN Cikole Nikmati Manfaat Sumur Bor TMMD

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Pesan Prabowo di Rakornas TPAKD 2026, Bupati Sukabumi Ikuti Penguatan Akses Keuangan

Berita Terbaru