Merasa Dilecehkan Nama Perguruan, Ini Kata Humas Poskab Sapujagat

Kamis, 27 Mei 2021 - 12:04 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Viral postingan di Media Sosial (Medsos) yang diunggah oleh pemilik akun facebook inisial (WA), menuai tanggapan dari berbagai kalangan termasuk nama besar Pendidikan Olahraga Silat Kebatinan (Poskab) Sapujagat di Sukabumi.

“Kos anu heeh wae ieu sapu inyuk pipilueun rek ngabubarken geng motor, hayang ka aksi apa kumaha. Inget lur mati satu tumbuh seribu,” tulisnya yang diunggah dalam status.

Menanggapi hal itu Humas Poskab Sapujagat Doni Purnamawan mengatakan, kalau secara emosial anak-anak perguruan Poskab Sapujagat akan bergerak dan merasa dilecehkan nama perguruan yang sudah dibangun oleh Mahaguru dengan sedemikian rupa, namun di samping itu juga sadar akan hukum.

“Kita sudah melakukan koordinasi dengan kepolisian, untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan dan anggota Sapujagat bersama aparat kepolisian juga sudah melacak ke rumahnya dan orang tersebut tidak berada di rumahnya,” jelasnya.

Selain itu sambung Doni, dalam unggahannya orang tersebut dalam kepsennya menulisnya Sapu Inyuk tapi di bawahnya jelas ada berita di bawahnya jelas bahwa Sapujagat siap 24 jam akan membantu pihak kepolisian untuk memberantas geng motor.

“Saya imbau kepada seluruh Ikhwan Poskab Sapujagat agar bisa menahan diri, karena kita di negara hukum untuk menyerahkan kepada proses hukum adapun pergerakan secara emosional secara individu tidak ada instruksi dari paguron Poskab Sapujagat sebab para Ikhwan merasa memiliki untuk menjaga nama baik perguruan,” tutup Doni.

Reporter: Azis Ramdhani | Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug
Jalur Air Warga Ditutup Urugan, Kekhawatiran Banjir Mengintai Kampung Mariuk Simpenan 
Soal Lahan Parkir Pasar Palabuhanratu Bergolak, Ini Sikap Masing-masing Pihak!
Usai Angin Kencang Terjang Cicurug, Bupati Asep Japar Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang
Identitas Mayat di Bawah Tol Bocimi Belum Terungkap, Kaos Barong Jadi Petunjuk Utama
30 Persen Saluran Rusak, Petani di Palabuhanratu Hadapi Ancaman Gagal Produksi
Pohon Beringin Puluhan Tahun di SMAN 1 Cicurug Tumbang, 12 Kendaraan Tertimpa

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:54 WIB

Soal Lahan Parkir Pasar Palabuhanratu Bergolak, Ini Sikap Masing-masing Pihak!

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Usai Angin Kencang Terjang Cicurug, Bupati Asep Japar Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:57 WIB

Identitas Mayat di Bawah Tol Bocimi Belum Terungkap, Kaos Barong Jadi Petunjuk Utama

Berita Terbaru

HEADLINE

Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks

Jumat, 2 Okt 2026 - 14:12 WIB