Kerap Makan Korban, Jalan Amblas di Kabandungan Terkesan Luput Perhatian

Kamis, 20 Mei 2021 - 14:30 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Jalan amblas di depan SDN Kampungbaru tepatnya di Ciawitali, Desa/Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, terkesan luput perhatian pemerintah.

Status jalan kabupaten ini sudah amblas pada 10 Mei 2021 lalu dan kerap makan korban. Lantaran, tak sedikit membuat pengendara roda dua maupun empat sempat terperosok di lokasi itu.

Hingga kini, sebagai antisipasi pemerintah desa setempat sudah melakukan penutupan flat baja sementara dan memasang rambu-rambu di titik lubang yang menganga di bibir jalan itu.

“Belum diperbaiki padahal dah lama. Ya, baru pake penutup saja lubangnya. Ditambah penerangan yang minim kalau malam rawan sekali,” keluh Qoriyah (55) warga sekitar, Kamis (20/05/21).

Akibatnya kata dia, di lokasi ini kerap terjadi kecelakaan. “Ya, emang lubangnya cukup besar. Jadi, sering ada yang terpeleset bahkan terperosok akibat menghindari lubang itu,” kata dia.

Terpisah, Kepala Desa Kabandungan, Asep Saepudin mengatakan, untuk kewenangan perbaikan jalan tersebut memang ada di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi, karena statusnya juga kabupaten.

“Jadi kewenangan perbaikannya ada di Dinas PU Kabupaten. Dan kami hanya bisa penanganan sementara saja seperti pemasangan flat baja ini,” sambungnya.

Pasca kejadian pun pemerintah desa dan kecamatan sudah melaporkan langsung ke Dinas PU. “Kita sudah komunikasi bersama kecamatan supaya bisa sama-sama mendorong ke pihak Dinas PU dengan harapan segera ada perbaikan,” jelasnya.

Hal senada diungkapkan, Plt Camat Kabandungan, Arif Solihin bahwa pemeliharaan dan perbaikan jalan tersebut ada dalam kewenangan Dinas PU Kabupaten.

“Jalan tersebut sudah dilaporkan langsung kepada Kepala Dinas PU pada tanggal 10 Mei 2021 lalu juga dan dalam waktu dekat akan segera ditangani,” tandasnya.

Reporter: Inda Sri Mulya | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Jalur Air Warga Ditutup Urugan, Kekhawatiran Banjir Mengintai Kampung Mariuk SimpenanĀ 
Soal Lahan Parkir Pasar Palabuhanratu Bergolak, Ini Sikap Masing-masing Pihak!
Usai Angin Kencang Terjang Cicurug, Bupati Asep Japar Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang
Identitas Mayat di Bawah Tol Bocimi Belum Terungkap, Kaos Barong Jadi Petunjuk Utama
30 Persen Saluran Rusak, Petani di Palabuhanratu Hadapi Ancaman Gagal Produksi
Pohon Beringin Puluhan Tahun di SMAN 1 Cicurug Tumbang, 12 Kendaraan Tertimpa
Hujan Angin Kencang Rusak SMPN 2 Cicurug, 8 Ruangan Terdampak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:43 WIB

Jalur Air Warga Ditutup Urugan, Kekhawatiran Banjir Mengintai Kampung Mariuk SimpenanĀ 

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:54 WIB

Soal Lahan Parkir Pasar Palabuhanratu Bergolak, Ini Sikap Masing-masing Pihak!

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Usai Angin Kencang Terjang Cicurug, Bupati Asep Japar Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:57 WIB

Identitas Mayat di Bawah Tol Bocimi Belum Terungkap, Kaos Barong Jadi Petunjuk Utama

Berita Terbaru