JURNALSUKABUMI.COM – Salah seorang korban keracunan makanan di Kampung Tipar RT 47 RW 10, Desa Cibolang Kaler, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Zaenudin, kesehatannya mulai berangsur – angsur pulih.
Sebelumnya, dia mengalami keracunan setelah menyantap makanan usai acara hajatan tetangganya. Korban bersama istri dan kedua orang anaknya mengalami gejala mirip orang keracunan yaitu pusing – pusing, panas dingin, dan mual – mual.
” Malam Senin (16/5/21), habis Isya, tiba – tiba saya mengalami panas dingin dan mual – mual. Kondisi itu, juga dialami oleh istri dan kedua anak saya. Kejadian itu setelah siangnya habis makan di acara khitanan anak saudara,” kata Zaenudin kepada jurnalsukabumi.com, Selasa (18/5/21) malam.
Dikhawatirkan kondisi semakin memburuk, malam itu juga dia dan keluarganya pergi memeriksakan kondisi kesehatannya ke sebuah klinik yang berada di wilayah Cisande.
” Alhamdulillah, semua anggota keluarga saya, saat ini sudah mulai sehat kembali. Kami berharap korban – korban lain juga bisa kembali pulih seperti sediakala. Anggap saja ini sebuah musibah yang perlu diambil hikmahnya,” kata Zaenudin.
Sementara itu, Ketua RT 47 RW 10 , Ade Subhan menuturkan, dia tidak mengetahui asal usul kejadian itu. Karena dia juga sempat ikut menyantap makanan dari acara khitanan itu.
” Saya baru sadar ada kejadian keracunan setelah adik ipar saya lkut juga menjadi korban. Jumlah korban di wilayah RT 47 hingga saat ini tercatat ada 3 orang yakni Edi Lesmana, Ade dan Deri,” jelasnya.
Reporter: Usep Mulyana | Redaktur: Mohammad Noor












