Wakapolda Jabar Tegaskan Kapasitas Wisatawan Palabuhanratu Dibatasi Hanya 50 Persen

Sabtu, 8 Mei 2021 - 20:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Wakapolda Jawa Barat, Brigjen Pol Eddy Sumitro Tambunan, menegaskan kapasitas wisatawan pasca lebaran di objek wisata Palabuhanratu tak boleh lebih dari 50 persen.

Hal tersebut dikatakan Eddy usai meninjau pengamanan dan situasi objek wisata pantai di Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (8/5/2021).

“Pola pengamanan tempat wisata itu, kapasitas pengunjung tidak boleh lebih dari 50 persen. Kalau nanti sudah hampir mencapai 50 persen, akan kita alihkan sampai nanti tidak melebihi peraturan yang sudah ditetapkan,” ujar Eddy.

Aturan ini tidak hanya berlaku untuk objek wisata di Palabuhanratu. Tapi juga harus dilaksanakan di seluruh objek wisata di Kabupaten Sukabumi, serta di daerah Jawa Barat secara umumnya.

Eddy juga meminta wisatawan lokal untuk lebih memperhatikan protokol kesehatan. Apalagi Kabupaten Sukabumi belum beranjak dari status zona kuning covid-19.

“Ada lonjakan wisatawan atau pun tidak, protokol kesehatan tetap harus dijalankan. Seperti memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak,” terangnya.

Sementara itu, dalam kunjungan tersebut Eddy didampingi Kapolres Sukabumi, AKBP M Lukman Syarif. Ia sempat menyapa warga yang berada di sekitar pantai, dan memberikan paket sembako kepada sejumlah lansia yang bertempat tinggal di Desa Citepus.

“Ini rangkaian kegiatan kami, bagaimana pengecekan terhadap antisipasi operasi ketupat di jajaran Polda Jawa Barat, salah satunya di Sukabumi ini,” pungkas Eddy

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:46 WIB

Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terbaru