JURNALSUKABUMI.COM – Susan Antela (31) guru honorer asal Kampung Talaga, Desa Cicadas, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, yang dikabarkan mengalami berbagai gejala penyakit diindikasi usai vaksinasi dikenal berkepribadian super aktif.
Guru honor kelahiran Sukabumi 07 Juli 1989 itu kini hanya bisa pasrah menghabiskan kesehariannya berbaring di tempat tidur lantaran penglihatan yang buram serta kelumpuhan setelah divaksin tahap dua pada 31 Maret 2021 lalu.
Sebelumnya, Susan dikenal merupakan perempuan ceria yang tak pernah melihatkan kesedihannya walaupun dilanda permasalahan saat ia bekerja ataupun mengajar kepada seluruh siswa-siswinya.
“Teh Susan itu orangnya ceria, terus super aktif, setiap mempunyai permasalahan pun selalu dibawa happy,” kata Adik Korban, Yayu Yuliani (26) kepada jurnalsukabumi.com, Kamis (29/04/21).
Diketahui, Susan merupakan guru honorer yang sudah mengabdikan dirinya di SMA Negeri 1 Cisolok sejak tahun 2012 silam. Ia seorang guru mata pelajaran seni tari dan budaya. Selain itu, dirinya pun mengajar pula di SMP 2 Cisolok dengan mata pelajaran yang sama.
“Berhubung teh Susan itu guru seni tari, jadi aktif banget gak bisa diem, setiap ada acara baik itu acara adat selalu dia yang mengajarkan keseniannya,” jelasnya.
Perempuan berparas cantik itu merupakan sala satu lulusan fakultas terkenal di Bandung yaitu Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), dengan gelar sarjana pendidikan.
Namun hal itu kini berubah drastis, yang tadinya riang kini hanya bisa terkujur lemas tak berdaya, bahkan mengerakkan tangannya pun sulit.
“Prihatin banget melihat teteh saat ini, pihak keluarga berharap kesembuhan seperti sedia kala yang ceria,” tandasnya.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan











