Program Eazy Paspport Imigrasi Kelas II Non TPI Sukabumi, Ini Syaratnya!

Rabu, 28 April 2021 - 18:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Sukabumi, kembali membuka pelayanan Eazy Paspport atau program pelayanan pembuatan paspor secara jemput bola di bulan Suci Ramadhan.

Kepala Subseksi Informasi dan Komunikasi, Karlyn Ambarwati mengatakan, layanan ini bertujuan agar pemohon dari berbagai wilayah tidak bertemu di kantor imigrasi. Selain itu, program tersebut untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat yang tengah menjalankan ibadah puasa.

“Biasanya di bulan puasa masyarakat malas untuk ke luar rumah atau datang ke kantor langsung. Jadi, kita lakukan kembali pelayanan eazy paspport untuk memudahkan masyarakat,” kata dia kepada Jurnalsukabumi.com, Rabu (28/04/21).

Lanjut dia, adapun cara untuk mengikuti program itu pun masih sama. Yakni, pemohon tinggal membuat surat kepada kantor imigrasi, setelah itu petugas langsung mendatangi pemohon bersama petugas pembuat paspor.

“Setelah mereka melakukan permohonan untuk malaksanakan program ini di kantornya, petugas foto wawancara, cam, entri hingga pejabat struktural juga hadir untuk mengawasi kegiatan ini,” imbuhnya.

Selain itu, persyaratan untuk pembuatannya masih sama tidak ada dispensasi apapun. Selain itu, pengambilan paspor pun tetap dilakukan di kantor imigrasi.

“Tetap persyaratannya sama, jika tidak lengkap kita tidak akan acc dan prosesnya tetep tiga hari kerja setelah pembayaran,” sambungnya.

Dia menambahkan, program eazy paspport tersebut diharapkan dapat memudahkan masyarakat yang tengah menjalankan ibadah puasa untuk melakukan pembuatan paspor baru.

“Semoga dengan langkah ini bisa mempermudah masyarakat. Intinya Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Akan terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Sukabumi,” tandasnya.

Reporter: Rizky Miftah Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

BPBD Sukabumi Siapkan Mahasiswa IPB Jadi Perpanjangan Tangan Edukasi Kebencanaan di Sekolah
RSUD Sekarwangi Kini Punya Cath Lab, Pasien Serangan Jantung Tak Lagi Harus Dirujuk ke Luar Sukabumi
Grundfos Foundation Bersama Wafaa Indonesia Resmikan Fasilitas Air Bersih dan Air Minum di Sukabumi
Enam PNS Pemkab Sukabumi Kena Sanksi Berat, Lima Dipecat dan Satu Demosi
Rakor Evaluasi MTA, Ade Suryaman: Pembinaan Mental dan Spiritual ASN Harus Menjadi Prioritas
Dinas Perikanan Ungkap Rumpon Jadi Persoalan Baru Nelayan Sukabumi, Perizinan Dinilai Terlalu Rumit
Dua Institusi Bersinergi, Kapolres Sukabumi Kota Sambangi Makodim 0607
Siapa Sangka! Bangunan yang Tampak Kumuh Ini Ternyata Dapur MBG, Warga Mengaku Terkejut

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:42 WIB

BPBD Sukabumi Siapkan Mahasiswa IPB Jadi Perpanjangan Tangan Edukasi Kebencanaan di Sekolah

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:15 WIB

RSUD Sekarwangi Kini Punya Cath Lab, Pasien Serangan Jantung Tak Lagi Harus Dirujuk ke Luar Sukabumi

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:38 WIB

Enam PNS Pemkab Sukabumi Kena Sanksi Berat, Lima Dipecat dan Satu Demosi

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:05 WIB

Rakor Evaluasi MTA, Ade Suryaman: Pembinaan Mental dan Spiritual ASN Harus Menjadi Prioritas

Rabu, 15 Juli 2026 - 07:46 WIB

Dinas Perikanan Ungkap Rumpon Jadi Persoalan Baru Nelayan Sukabumi, Perizinan Dinilai Terlalu Rumit

Berita Terbaru