JURNALSUKABUMI.COM – ‘Membangun peradaban, berkiprah dalam kepedulian’ satu tema menarik yang dikutip dalam sebuah kegiatan sosial berupa santunan anak yatim dan duafa, Minggu (25/04/2021).
Kegiatan tersebut diinisiasi Organisasi Masyarakat Gerakan Anak Sukabumi Anti Ketidakadilan 46 SC Dewan Pimpinan Cabang (Gasak 46 SC DPC) Parakansalak bersama Yayasan Darull Ikhlas.
Aksi mulia kali ini dipusatkan di Kampung Bantarmuncang RT.02/02, Desa Bojongasih, Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi.
“Alhamdulilah, ini merupakan program sosial kami yang terus digulirkan dan mencoba menyisir hingga pelosok wilayah. Adapun jumlah santunan sekarang kurang lebih yatim 90, duafa 40 dan santri 30 orang,” ujar Ketua DPC Gasak 46 SC Parakansalak, Budianto kepada jurnalsukabumi.com.
Sesuai tema kata dia, kegiatan pun diharapkan bisa menjadi sebuah peradaban yang akan terus ada, tanpa mengenal waktu. Termasuk, menanamkan kepedulian secara berkala dengan ikhlas.
“Insyallah, santunan anak yatim dan duafa ini akan menjadi warisan mulia dan kegiatan yang bakal mejadi peradaban,” ucap Budi.
Pria yang dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial ini mengaku, sejatinya sudah hampir dua tahun kegiatan ini terus digelorakan. Dan dipastikan, program santunan ini akan menjadi sebuah peradaban mulia khususnya di wilayah Parakansalak.
“Haqqul yaqin. santunan ini akan menjadi sebuah peradaban ke depannya. Sehingga, akan terus tercipta nilai-nilai kepedulian antar sesama,” tandasnya.
Redaktur: Ujang Herlan












